Aksi Bersih Serentak di Pantai Kampung Nelayan dan Pasar Masomba, 3 Ton Sampah Diangkut

By Inul Irfani 13 Feb 2026, 11:23:09 WIB Daerah
Aksi Bersih Serentak di Pantai Kampung Nelayan dan Pasar Masomba, 3 Ton Sampah Diangkut

Keterangan Gambar : Aksi bersih serentak digelar di kawasan wisata Pantai Kampung Nelayan dan Pasar Masomba, Jumat (13/2/2026) pagi. (Foto : IST)


Likeindonesia.com, Palu – Pemerintah Kota Palu menggelar aksi bersih serentak di kawasan wisata Pantai Kampung Nelayan dan Pasar Masomba, Jumat (13/2/2026) pagi. 


Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto terkait Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah).

Baca Lainnya :


Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu, Ibnu Mundzir, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan secara kolaboratif bersama TNI/Polri dan sejumlah perangkat daerah.


“Untuk menindak lanjuti arahan presiden Prabowo Subianto, mengenai Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah). Pemerintah Kota Palu, bersinergi dengan berbagai element terkait, seperti TNI/Polri serta perangkat daerah lainnya, melakukan aksi bersih pantai khususnya pada daerah wisata, yaitu kampung nelayan pada jumat 13 februari 2026,” ujarnya kepada media ini. 


Ia menjelaskan, aksi bersih tidak hanya menyasar kawasan wisata, tetapi juga area pusat ekonomi seperti pasar. 


Kegiatan ini dimaksudkan untuk mendorong penataan estetika kota, khususnya di tempat wisata dan pasar agar tetap bersih dan tidak semrawut.


Penertiban dilakukan terhadap berbagai ornamen liar yang dianggap mengganggu pemandangan dan daya tarik kawasan wisata maupun pusat ekonomi perkotaan.


Aksi di lapangan melibatkan sekitar 400 personel, terdiri dari TNI dari Kodam XXIII/Palaka Wira, Polda Sulteng, Polresta Palu, Polairud, DLH Kota Palu, Satpol PP serta instansi terkait lainnya.


Dalam pelaksanaannya digunakan enam armada milik DLH Kota Palu, baik roda enam maupun roda empat.


Petugas mengumpulkan sampah sepanjang kurang lebih empat kilometer di kawasan Pantai Kampung Nelayan.


“Dari hasil kerja bakti tersebut sampah yang terangkut sekitar 3 ton yang didominasi oleh sampah plastik, yang diambil dari celah batu gajah,” kata Ibnu.


Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat dilaksanakan secara reguler dengan sistem kerja bakti serentak dan melibatkan lebih banyak komunitas, menyasar berbagai area publik seperti pasar, tempat ibadah hingga perairan terbuka lainnya.


Menurutnya, pelaksanaan kegiatan secara rutin diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan agar lebih peduli demi terciptanya wilayah yang lebih bersih, asri, nyaman dan berkelanjutan. (Rul/Nl)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.