- Peringatan 1 Muharram di Sulteng, Ribuan Jemaah Panjatkan Doa untuk Keselamatan Daerah
- Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Tembus 910 Kali hingga Jumat Pagi
- Korban Jiwa Akibat Gempa M 6,7 di Sigi Bertambah Jadi Tiga Orang
- Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Pantai Talise Masih dalam Penyelidikan Polisi
- Lantik Pengurus Baru KONI Palu, Fathur Razaq Minta Pembinaan Atlet Diperkuat
- Gubernur Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa di Sigi, Parimo, Poso, dan Palu Selama 7 Hari
- Hingga Rabu Malam, Total Gempa Susulan M 6,7 Tembus 612 Kali
- Sumber Air Tertutup Longsor Pascagempa, Gubernur Sulteng Pastikan Kebutuhan Warga di Sigi Terpenuhi
- Jumlah Warga Terdampak Gempa di Sigi Capai Ribuan, 1 Korban Jiwa dan 1.360 Rumah Rusak
- Fokus Penanganan Pascagempa, Wagub Sulteng Sambangi RS dan Warga Terdampak
Aksi Bersih Serentak di Pantai Kampung Nelayan dan Pasar Masomba, 3 Ton Sampah Diangkut

Keterangan Gambar : Aksi bersih serentak digelar di kawasan wisata Pantai Kampung Nelayan dan Pasar Masomba, Jumat (13/2/2026) pagi. (Foto : IST)
Likeindonesia.com, Palu – Pemerintah Kota Palu menggelar aksi bersih serentak di kawasan wisata Pantai Kampung Nelayan dan Pasar Masomba, Jumat (13/2/2026) pagi.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto terkait Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah).
Baca Lainnya :
- Jembatan Palu IV dan Elevated Road Resmi Dibuka, Warga Sudah Bisa Melintas
- Paldam Palu Kembangkan 14 Ribu Lele Sistem Bioflok
- Permintaan Bahan Pokok Naik Jelang Ramadan, DPKP Gelar Gerakan Pangan Murah
- Mulai 13 Februari, Kontainer Tak Lagi Diizinkan Masuk Kota Palu
- Jumlah Penduduk Sulteng Tembus 3,15 Juta Jiwa pada 2025
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu, Ibnu Mundzir, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan secara kolaboratif bersama TNI/Polri dan sejumlah perangkat daerah.
“Untuk menindak lanjuti arahan presiden Prabowo Subianto, mengenai Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah). Pemerintah Kota Palu, bersinergi dengan berbagai element terkait, seperti TNI/Polri serta perangkat daerah lainnya, melakukan aksi bersih pantai khususnya pada daerah wisata, yaitu kampung nelayan pada jumat 13 februari 2026,” ujarnya kepada media ini.
Ia menjelaskan, aksi bersih tidak hanya menyasar kawasan wisata, tetapi juga area pusat ekonomi seperti pasar.
Kegiatan ini dimaksudkan untuk mendorong penataan estetika kota, khususnya di tempat wisata dan pasar agar tetap bersih dan tidak semrawut.
Penertiban dilakukan terhadap berbagai ornamen liar yang dianggap mengganggu pemandangan dan daya tarik kawasan wisata maupun pusat ekonomi perkotaan.
Aksi di lapangan melibatkan sekitar 400 personel, terdiri dari TNI dari Kodam XXIII/Palaka Wira, Polda Sulteng, Polresta Palu, Polairud, DLH Kota Palu, Satpol PP serta instansi terkait lainnya.
Dalam pelaksanaannya digunakan enam armada milik DLH Kota Palu, baik roda enam maupun roda empat.
Petugas mengumpulkan sampah sepanjang kurang lebih empat kilometer di kawasan Pantai Kampung Nelayan.
“Dari hasil kerja bakti tersebut sampah yang terangkut sekitar 3 ton yang didominasi oleh sampah plastik, yang diambil dari celah batu gajah,” kata Ibnu.
Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat dilaksanakan secara reguler dengan sistem kerja bakti serentak dan melibatkan lebih banyak komunitas, menyasar berbagai area publik seperti pasar, tempat ibadah hingga perairan terbuka lainnya.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan secara rutin diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan agar lebih peduli demi terciptanya wilayah yang lebih bersih, asri, nyaman dan berkelanjutan. (Rul/Nl)










