- Jumlah Warga Terdampak Gempa di Sigi Capai Ribuan, 1 Korban Jiwa dan 1.360 Rumah Rusak
- Fokus Penanganan Pascagempa, Wagub Sulteng Sambangi RS dan Warga Terdampak
- Hingga Pukul 05.30 WITA, Gempa Susulan Pascagempa M 6,7 Capai 419 Kali
- BMKG Laporkan 177 Gempa Susulan hingga Pukul 20.00 WITA, 70 Kali Dirasakan Warga
- BPJN Sulteng Pastikan Sejumlah Jembatan di Palu hingga Jalan Kebun Kopi Aman Pascagempa M 6,7
- BMKG Sebut Gempa Magnitudo 6,7 di Palu-Sigi Berasal dari Aktivitas Sesar Sausu
- BMKG Catat 71 Gempa Susulan hingga Pukul 14.30 WITA
- Gubernur Instruksikan Tanggap Darurat Usai Gempa M 6,7, Tenaga Medis Dikerahkan ke Lokasi Terdampak
- BMKG Catat 16 Kali Gempa Susulan Usai Magnitudo 6,7 di Tenggara Palu
- Empat Atlet Junior Sulteng Berlaga di Asian OWS Bali
Sulteng Disambar 26.003 Petir dalam Sepekan, 10 Februari Paling Tinggi

Keterangan Gambar : Peta sebaran petir di Sulawesi Tengah dan sekitarnya pada periode 6-12 Februari 2026. (Foto: Dok. BMKG Stasiun Geofisika Palu)
Likeindonesia.com, Palu – Wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) dan sekitarnya disambar 26.003 kejadian petir dalam kurun waktu dari 6 hingga 12 Februari 2026. Data tersebut dirilis BMKG Stasiun Geofisika Palu melalui laporan sebaran petir terbarunya.
Dalam laporan itu disebutkan, 10 Februari 2026 menjadi hari dengan aktivitas petir tertinggi, yakni mencapai 9.366 kejadian dalam sehari. Angka ini menunjukkan peningkatan aktivitas atmosfer yang cukup signifikan dibanding hari-hari lainnya.
Baca Lainnya :
- Aksi Bersih Serentak di Pantai Kampung Nelayan dan Pasar Masomba, 3 Ton Sampah Diangkut
- Jembatan Palu IV dan Elevated Road Resmi Dibuka, Warga Sudah Bisa Melintas
- Komnas HAM Desak Perbaikan Jembatan Putus di Bontopangi, Siswa Disebut Pertaruhkan Nyawa
- Paldam Palu Kembangkan 14 Ribu Lele Sistem Bioflok
- Permintaan Bahan Pokok Naik Jelang Ramadan, DPKP Gelar Gerakan Pangan Murah
Secara bertahap, aktivitas petir tercatat sebanyak 3.103 kejadian pada 6 Februari, kemudian 2.197 kejadian pada 7 Februari dan 2.782 kejadian pada 8 Februari. Jumlahnya kembali meningkat pada 9 Februari menjadi 3.838 kejadian sebelum akhirnya melonjak tajam pada 10 Februari.
Setelah puncak tersebut, jumlah kejadian petir turun drastis pada 11 Februari menjadi 604 kejadian, yang sekaligus menjadi angka terendah dalam periode sepekan itu.
Sementara pada 12 Februari, aktivitas kembali meningkat dengan 4.039 kejadian.
Menyikapi tingginya aktivitas petir, BMKG Stasiun Geofisika Palu mengimbau masyarakat Sulteng untuk meningkatkan kewaspadaan. Beberapa langkah siaga yang dapat dilakukan di antaranya menghindari berada di ruang terbuka saat terjadi hujan disertai petir, tidak berlindung di bawah pohon, serta menjauhi tiang listrik dan benda-benda berbahan logam.
Selain itu, masyarakat juga disarankan mencabut peralatan listrik dari sumber arus, serta berlindung di dalam ruangan yang aman hingga kondisi cuaca membaik. (Nul/Nl)










