- Pemerintah Resmi Tetapkan 27 Mei sebagai Hari Raya Idul Adha 2026
- Gempa M 3,9 Guncang Pendolo Poso, Dipicu Aktivitas Sesar Poso
- Pengurus KKSS Tolitoli Masa Bakti 2026-2031 Resmi Dilantik, Menkum RI Dorong Kontribusi untuk Daerah
- Nama Prodi Teknik Mulai Diganti Jadi Rekayasa, Kampus Bisa Tetap Pakai Istilah Lama
- Pemerintah Siapkan Aturan Baru KPR Tenor 40 Tahun, Cicilan Rumah Disebut Bisa Lebih Murah
- Pengangguran di Palu Capai 11.577 Orang, Mayoritas Laki-laki
- Viral Juri Cerdas Cermat Salahkan Jawaban Benar, Wakil Ketua MPR Minta Maaf
- 62 Pasangan di Palu Kini Punya Legalitas Resmi Usai Ikut Isbat Nikah Massal
- Kabur Lintas Kota, Pendiri Ponpes Tersangka Pemerkosaan Akhirnya Ditangkap
- Ribuan Calon Jemaah Haji Sulteng Mulai Diberangkatkan ke Tanah Suci
Ketua TPP Bangkep, Doni Modady: Pemda Segera Evaluasi SPPG Terkait Dugaan Keracunan Makanan

Keterangan Gambar : Ketua Tim Percepatan Pembangunan (TPP) Banggai Kepulauan, Doni Modady. (Foto: Ist)
Likeindonesia.com, Banggai Kepulauan – Ketua Tim Percepatan Pembangunan (TPP) Banggai Kepulauan, Doni Modady, angkat bicara terkait insiden dugaan keracunan makanan yang dialami sejumlah penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menegaskan, pemerintah tidak akan tinggal diam dan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
"Pemerintah akan melakukan evaluasi secara tegas kepada setiap SPPG, agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Program MBG adalah program mulia untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, sehingga tidak boleh ternodai oleh kelalaian ataupun kesalahan teknis," tegas Doni Modady, Kamis (18/9/2025).
Baca Lainnya :
- Polres Bangkep Segel Tempat MBG Usai Pelajar Keracunan Massal
- Diduga Keracunan Akibat MBG, Ratusan Siswa di Bangkep Dilarikan ke RS
- Wamensos Apresiasi Inisiatif Bupati Bangkep Dorong Kehadiran Sekolah Rakyat
- Gegas Bangun SDM, Kampus Untad Bakal Hadir di Bangkep
- Slot Gacor, Withdraw Cepat
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sejak insiden terjadi, pemerintah daerah langsung mengerahkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan penanganan cepat, mulai dari layanan kesehatan bagi korban hingga penyelidikan penyebab insiden.
"Sejak kemarin semua OPD telah dikerahkan untuk menangani insiden ini. Sudah ada Tenda-Tenda Darurat dan Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah yang di Pimpin langsung oleh Kepala Badan serta Semua Dokter dan Tenaga Medis Rumah Sakit Trikora telah di fokuskan Menangani Masalah tersebut. Kami ingin memastikan korban tertangani dengan baik, dan penyebab kejadian segera diketahui secara jelas," tambahnya.
Dalam pernyataannya, Doni Modady juga mengimbau masyarakat Banggai Kepulauan agar tetap tenang dan tidak terprovokasi isu liar yang dapat memecah belah persatuan.
"Saya meminta masyarakat Banggai Kepulauan jangan panik dan jangan mudah percaya pada isu-isu yang disebarkan pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi ini untuk memecah belah kita. Mari kita tetap bersatu, percayakan kepada pemerintah yang saat ini sedang bekerja keras menangani persoalan ini," pungkasnya.
Saat ini, Pemda Bangkep bersama tim kesehatan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi korban serta memperketat pengawasan jalannya Program MBG, demi memastikan keselamatan dan kepercayaan masyarakat tetap terjaga. (Aul/Nl)










