- Disambut KONI Sulteng, Atlet ASKI Pulang Bawa Dua Medali Emas dari Kejurnas di Jakarta
- Hari Kartini ke-147, Perempuan Sulteng Diajak Jadi Penggerak dari Keluarga hingga Pembangunan Daerah
- Berani Gowes, Komunitas Sekte Sepeda Tuntaskan 600 Km Luwuk–Palu dalam 6 Hari
- Rico Djanggola Siap Implementasikan Arahan Presiden Terkait Dukungan Asta Cita
- Harga LPG Non Subsidi Naik Serentak, Tabung 12 Kg di Sulteng Tembus Rp 230 Ribu
- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
Inovasi Anak Bangsa: Bobibos Hadirkan Bahan Bakar Organik Lebih Murah dari RON 98

Keterangan Gambar : Bahan bakar diuji coba pada sepeda motor. (Foto: @bobibos_/Instagram)
Likeindonesia.com, BOGOR - Di tengah pergulatan pemanfaatan energi yang digunakan untuk moda transportasi. Sebuah inovasi hadir dari Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yakni berupa bahan bakar cair organik berbahan dasar tumbuh tumbuhan.
Bahan bakar cair tersebut diberi nama bahan bakar merah putih Bobibos yang terdiri dari dua produk yang digunakan untuk mesin bensin dan solar. BOBIBOS sendiri merupakan akronim dari Bahan Bakar Buatan Indonesia BOS.
Baca Lainnya :
- Kejuaraan Tinju Amatir 2025 di Palu Resmi Berakhir, Venue Tinju Dinilai Berkelas Nasional
- Resmi Ditetapkan! Biaya Haji 2026 Turun, Jemaah Bayar Rp54,19 Juta
- Indonesia–India Siap Kolaborasi Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Program MBG
- Bikin Konten MBG yang Viral Secara Positif Bisa Dapat Rp5 Juta dari Pemerintah
- Akbar Supratman Dukung Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional di HEKRAFNAS 2025
"Yang merah untuk mesin disel dan yang putih untuk mesin bensin, berasal dari limbah pertanian (Nabati) atau biofuel, yang mudahbdi temukan dan tidak perlu dipaksa untuk di tanam karena jumlahnya sudah sangat melimpah tinggal di olah langaung jadi," ujar M Ikhlas Thamrin, Founder Bobibos, Minggu (2/11/2025), dilansir melalui rri.co.id.
Selain hemat dan ramah lingkungan, harga per liternya diklaim sepertiga lebih murah dari harga BBM Pertamina sekelas RON 98.
Peluncuran dan ujicoba bahan bakar BOBIBOS disaksikan langsung Anggota Komisi XI DPR RI Mulyadi. Menurutnya kebutuhan BBM di Indonesia per hari 1,5 hingga 1,6 juta barel perhari.
Sementara kapasitas produksi minyak dalam negeri hanya 850 ribu barel per hari, sehingga kekurangannya harus diimpor sekitar 450-500 ribu barel per hari. Dari import ini negara mensubsidi energi dengan nilai yang sangat besar.
"Kalau subsidi energi bisa kita alihkan ke hal lain seperti pendidikan, kesehatan maka gaji guru dapat lebih layak dan kita lebih berdaulat karena di hasilkan dan di produksi oleh anak bangsa,” tambah Mulyadi.
Bahan bakar minyak yang diluncurkan di Jonggol itupun langsung diuji coba pada 4 sepeda motor, 2 mobil bensin dan saru mobil diesel. Hasilnya sangat mengagumkan, asap pembakaran mesin lebih bersih tanpa bau khas pembakaran bahan bakar fosil. (BIM/Nl)










