Influenza Tipe A Super Flu Merebak di RI, Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi

By Inul Irfani 24 Sep 2026, 15:47:22 WIB Kesehatan
Influenza Tipe A Super Flu Merebak di RI, Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi

Keterangan Gambar : Ilustrasi. (Foto: iStockphoto)


Likeindonesia.com, JAKARTA - Kasus influenza A H3N2 Subclade K atau dikenal dengan istilah “Super Flu” telah ditemukan di berbagai wilayah Indonesia. Data terbaru Kementerian Kesehatan RI mencatat 184 kasus sejak 2025 hingga minggu ke-36 tahun 2026.


Kasus tersebut tersebar di 20 provinsi, dengan jumlah terbanyak berada di DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan.

Baca Lainnya :


Jika dilihat berdasarkan usia, anak-anak menjadi kelompok dengan kasus paling banyak. Sebanyak 38 persen kasus tercatat pada anak usia 0–4 tahun.


Kemudian kelompok usia 5–9 tahun menyumbang 23,4 persen kasus, disusul usia 10–17 tahun sebesar 21,2 persen. Sementara itu, kasus pada kelompok usia 18–59 tahun mencapai 15,8 persen dan usia di atas 60 tahun sebesar 1,6 persen.


Subclade K merupakan bagian dari influenza A (H3N2) yang mengalami mutasi. Istilah “Super Flu” juga digunakan untuk menyebut Subclade K, meski subclade tersebut bukan jenis virus influenza baru.


Khusus sepanjang minggu pertama hingga minggu ke-36 tahun 2026, Kemenkes mencatat 22 kasus Subclade K yang ditemukan di enam provinsi. Pada periode ini, kasus paling banyak tercatat di DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Papua Selatan.


Data tersebut berasal dari pemantauan melalui surveilans sentinel ILI-SARI. Adapun rincian kasus sejak 2025 hingga minggu ke-36 tahun 2026 tersebar di sejumlah provinsi, antara lain:

* DKI Jakarta: 28 kasus (2025), 13 kasus (2026)

* Jawa Timur: 27 kasus (2025)

* Kalimantan Selatan: 22 kasus (2025)

* Sumatera Utara: 14 kasus (2025)

* Daerah Istimewa Yogyakarta: 13 kasus (2025)

* Sulawesi Selatan: 12 kasus (2025)

* Jawa Barat: 12 kasus (2025)

* Nusa Tenggara Barat: 7 kasus (2025)

* Sumatera Selatan: 6 kasus (2025)

* Jawa Tengah: 6 kasus (2025), 3 kasus (2026)

* Papua: 3 kasus (2025)

* Sulawesi Tenggara: 2 kasus (2025)

* Nusa Tenggara Timur: 2 kasus (2025), 1 kasus (2026)

* Kalimantan Barat: 2 kasus (2025), 1 kasus (2026)

* Bali: 2 kasus (2025)

* Sulawesi Utara: 1 kasus (2025), 1 kasus (2026)

* Sulawesi Barat: 1 kasus (2025)

* Kalimantan Timur: 1 kasus (2025)

* Aceh: 1 kasus (2025)

* Papua Selatan: 3 kasus (2026)


(nul)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.