- Pembayaran Honorer di Sulteng Ditarget Tertib dan Merata, Gubernur Pastikan Tanpa Ketimpangan
- Penumpang Pesawat Dapat Keringanan, Pajak Tiket Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari
- Guru Viral Perbaiki Pintu Kelas di Sekolah Terpencil Parimo Dapat Apresiasi dari Pemprov Sulteng
- Disambut KONI Sulteng, Atlet ASKI Pulang Bawa Dua Medali Emas dari Kejurnas di Jakarta
- Hari Kartini ke-147, Perempuan Sulteng Diajak Jadi Penggerak dari Keluarga hingga Pembangunan Daerah
- Berani Gowes, Komunitas Sekte Sepeda Tuntaskan 600 Km Luwuk–Palu dalam 6 Hari
- Rico Djanggola Siap Implementasikan Arahan Presiden Terkait Dukungan Asta Cita
- Harga LPG Non Subsidi Naik Serentak, Tabung 12 Kg di Sulteng Tembus Rp 230 Ribu
- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
Harga Elpiji 3 Kg Tembus Rp45 Ribu, DPRD Palu Ingatkan Pangkalan Jangan Ambil Kesempatan

Keterangan Gambar : Gas elpiji. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, PALU – Harga gas elpiji 3 kilogram di Kota Palu kembali melonjak, bahkan dilaporkan mencapai Rp45 ribu per tabung di beberapa pangkalan. Lonjakan harga ini menjadi perhatian serius anggota Komisi B DPRD Kota Palu, Nurhalis Nur.
Politisi PKS ini mengaku menerima banyak keluhan dari warga terkait tingginya harga gas melon. Menurut Nurhalis, kebutuhan masyarakat akan elpiji cenderung meningkat selama bulan Ramadan, sehingga pemerintah harus melakukan intervensi untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok.
Baca Lainnya :
- DPRD Soroti Bus Transpalu: Banyak Anggaran, Penumpang Sedikit
- DPRD Palu Dukung Pembentukan Satgas PKA, Perjuangkan Hak Warga atas Lahan
- DPRD Palu Garap Pemetaan Area Tambang, Fokus Kumpulkan Data Lengkap
- DPRD Palu Soroti 207 PPPK Siluman, Minta Segera Diberhentikan
- Catat Tanggalnya, Berani Buka Puasa Nambaso Bakal Digelar di Depan Kantor Gubernur Sulteng
Nurhalis menegaskan pangkalan gas tidak boleh memanfaatkan kondisi ini untuk mengambil keuntungan lebih.
”Kami menyampaikan kembali kepada pangkalan untuk tidak mengambil kesempatan dalam kondisi-kondisi seperti ini," ujarnya.
Ia turut mendesak Pemerintah Kota Palu melakukan sidak lapangan dan menyelenggarakan pasar murah sebagai langkah konkret agar harga elpiji tetap sesuai HET.
“Paling tidak (pemerintah) melakukan kegiatan pasar murah atau sidak terkait itu untuk mengantisipasi kelangkaan Elpiji 3 kg di tengah masyarakat kita, mengingat harganya sudah melampaui HET,” tegas Nurhalis. (Nl/Nl)










