- Rupiah Makin Melemah, Kurs Dolar Menyentuh Rp18.000 Hari Ini
- Bapenda Sulteng Benahi Pajak Daerah, Sasar BBM, Air, Sampai Alat Berat
- Tingkatkan Kapasitas Relawan se-Sulawesi, ID Humanity Dompet Dhuafa dan PMI Gelar Pelatihan P2
- Presiden Ganti Kepala BGN, Dadan Hindayana Dicopot
- Kemendagri Gelar Rakor Produk Hukum Daerah di Palu, Soroti Membludaknya Regulasi Daerah
- Resmi Berakhir! Armada RJA Keluar sebagai Juara Berani Cup Donggala 2026
- Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Mulai Cair Hari Ini, Cek Nominalnya
- Harga BBM Pertamina per 1 Juni Berubah, Pertamax Turbo Naik
- Sulteng Masuk Daerah Terbaik Pengendalian Inflasi di Sulawesi, Dapat Insentif Rp2 Miliar
- Palu dan Morowali Masuk Daerah Tujuan Migrasi Tertinggi di Sulteng
Beton Penutup Drainase di Kota Palu Hancur, Besinya Raib Digondol Maling

Keterangan Gambar : Besi beton penutup drainase di sepanjang Jalan Cumi-Cumi terbuka. (Foto: Facebook Saay /Tangkapan layar)
PALU, Likeindonesia.com- Besi beton penutup drainase di sepanjang Jalan Cumi-Cumi, Kota Palu, Sulawesi Tengah, dilaporkan hilang akibat dicuri. Penutup drainase sepanjang kurang lebih dari dua kilometer itu diduga diambil oleh pihak tidak bertanggung jawab dengan cara merusak struktur beton.
Dalam unggah pengguna akun Facebook bernama Saay pada Senin (2/6/2025). Terlihat sejumlah bagian drainase dibiarkan terbuka tanpa penutup besi.
Penutup drainase tersebut memiliki fungsi penting, yakni mencegah sampah masuk ke saluran dari arah atas dan menghindari luapan air ke permukaan jalan. Drainase yang terdampak diketahui berada persis di sisi elevated road di kawasan tersebut.
Baca Lainnya :
- Desa Wombo Kalonggo Dilanda Banjir Bandang: 1 Tewas, 3 Hilang, Ratusan Mengungsi
- Banjir Bandang Terjang Desa Wombo, Warga Terjebak dan Masih Menanti Pertolongan
- Dari Buku ke Media Sosial: Apakah Sastra Sedang Kehilangan Jiwanya?
- Untuk Literasi! Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia UNTAD Lawan Kesenjangan Membaca
- Angka Wisatawan Naik Terus, Sulteng Makin Diminati Buat Liburan!
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait kejadian tersebut. (Bim)










