- Rupiah Makin Melemah, Kurs Dolar Menyentuh Rp18.000 Hari Ini
- Bapenda Sulteng Benahi Pajak Daerah, Sasar BBM, Air, Sampai Alat Berat
- Tingkatkan Kapasitas Relawan se-Sulawesi, ID Humanity Dompet Dhuafa dan PMI Gelar Pelatihan P2
- Presiden Ganti Kepala BGN, Dadan Hindayana Dicopot
- Kemendagri Gelar Rakor Produk Hukum Daerah di Palu, Soroti Membludaknya Regulasi Daerah
- Resmi Berakhir! Armada RJA Keluar sebagai Juara Berani Cup Donggala 2026
- Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Mulai Cair Hari Ini, Cek Nominalnya
- Harga BBM Pertamina per 1 Juni Berubah, Pertamax Turbo Naik
- Sulteng Masuk Daerah Terbaik Pengendalian Inflasi di Sulawesi, Dapat Insentif Rp2 Miliar
- Palu dan Morowali Masuk Daerah Tujuan Migrasi Tertinggi di Sulteng
Rupiah Makin Melemah, Kurs Dolar Menyentuh Rp18.000 Hari Ini

Keterangan Gambar : Ilustrasi Rupiah dan Dolar AS. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, JAKARTA - Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan setelah mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan sempat menyentuh level Rp18.000 per dolar AS pada perdagangan hari ini. Posisi tersebut tercatat dalam pergerakan intraday di sejumlah platform pemantauan kurs.
Berdasarkan data Investing, pada Kamis (4/6/2026) pukul 06.45 WIB, dolar AS berada di level Rp18.015 per dolar AS. Sementara itu, data Google Finance menunjukkan kurs sempat menyentuh Rp18.022 per dolar AS pada malam sebelumnya.
Baca Lainnya :
- Presiden Ganti Kepala BGN, Dadan Hindayana Dicopot
- Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Mulai Cair Hari Ini, Cek Nominalnya
- Harga BBM Pertamina per 1 Juni Berubah, Pertamax Turbo Naik
- Kemendikdasmen Perbarui Kebijakan, Masuk SD Tak Lagi Harus Menunggu 7 Tahun
- Demi Efisiensi, Anggaran MBG 2026 Dipangkas Rp67 Triliun
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa turut menanggapi pelemahan rupiah tersebut. Ia menegaskan bahwa pengelolaan stabilitas nilai tukar merupakan kewenangan Bank Indonesia (BI).
Saat ditanya mengenai kemungkinan perlu tidaknya rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Purbaya menyebut belum melihat kondisi yang mengharuskan langkah tersebut dilakukan.
“Nanti Anda ngelihat saya panik. Pada dasarnya BI masih menjalankan kegiatan dengan baik dan semuanya masih di bawah kendali mereka. Saya serahkan rupiah ke mereka,” kata Purbaya, Kamis (4/6/2026), dikutip dari detikfinance.
Diketahui, pada perdagangan Rabu (3/6/2026), rupiah ditutup di level Rp17.966,5 per dolar AS, melemah 127,5 poin atau 0,71 persen dibandingkan hari sebelumnya. (nul)









