- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
- Gubernur Anwar Hafid Ungkap Rencana Alun-alun Ikonik di Palu, Konsepnya Mirip Halaman Istana Negara
- Nambaso Fest 2026 Resmi Dibuka, Digelar Meriah Tanpa Membebani Anggaran Daerah
- HUT ke-62 Sulteng, Gubernur Tekankan Pemerataan Kesejahteraan di Seluruh Daerah
- Turun Langsung ke Desa Dalaka, Gubernur Sulteng Tancap Gas Perbaiki Jalan dan Layanan Warga
- Liga 4 Piala Gubernur Sulteng Resmi Bergulir, Talenta Muda Didorong Berprestasi Lewat Sepak Bola
Belum Semua Pakai Elpiji, 18 Persen Warga Sulteng Masih Masak dengan Kayu

Keterangan Gambar : Ilustrasi kayu bakar. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, PALU — Meski penggunaan Elpiji semakin meluas, data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah mencatat masih ada 18,22 persen warga di provinsi ini yang menggunakan kayu sebagai bahan bakar bakar untuk memasak.
Berdasarkan wilayah, Kabupaten Banggai Kepulauan menjadi daerah dengan persentase tertinggi, yaitu 59,47 persen rumah tangga masih mengandalkan kayu bakar. Posisi kedua ditempati Buol sebesar 34,70 persen, disusul Tojo Una-Una sebanyak 28,79 persen.
Baca Lainnya :
- Kendalilan Overkapasitas, 445 Warga Binaan Dipindahkan
- ISPA, Radang Lambung, hingga Diabetes Masuk Deretan Penyakit Terbanyak di Sulteng
- Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Wilayah Buol, Terasa Hingga Tolitoli dan Pohuwato
- Pemasyarakatan Sulteng Salurkan Ribuan Paket Bansos untuk Warga Terdampak Ekonomi
- Atlet Wushu Sarhan Tambah Koleksi Medali untuk Sulteng di PON Bela Diri 2025
Sementara itu, mayoritas penduduk Sulawesi Tengah telah beralih ke Elpiji, dengan persentase mencapai 76,83 persen. Sebanyak 4,71 persen rumah tangga masih menggunakan minyak tanah dan arang, sedangkan 0,04 persen memasak menggunakan listrik, dan 0,21 persen tercatat tidak memasak sama sekali.
Beriut daftar persentase pengguna kayu bakar di Sulteng:
- Banggai Kepulauan – 59,47%
- Buol – 34,70%
- Tojo Una-Una – 28,79%
- Banggai Laut – 28,29%
- Sigi – 21,26%
- Poso – 20,00%
- Parigi Moutong – 18,83%
- Banggai – 17,67%
- Tolitoli – 16,16%
- Donggala – 15,57%
- Morowali Utara – 8,38%
- Morowali – 1,83%
- Palu – 1,49%
(Nul/Nl)










