- Jumlah Warga Terdampak Gempa di Sigi Capai Ribuan, 1 Korban Jiwa dan 1.360 Rumah Rusak
- Fokus Penanganan Pascagempa, Wagub Sulteng Sambangi RS dan Warga Terdampak
- Hingga Pukul 05.30 WITA, Gempa Susulan Pascagempa M 6,7 Capai 419 Kali
- BMKG Laporkan 177 Gempa Susulan hingga Pukul 20.00 WITA, 70 Kali Dirasakan Warga
- BPJN Sulteng Pastikan Sejumlah Jembatan di Palu hingga Jalan Kebun Kopi Aman Pascagempa M 6,7
- BMKG Sebut Gempa Magnitudo 6,7 di Palu-Sigi Berasal dari Aktivitas Sesar Sausu
- BMKG Catat 71 Gempa Susulan hingga Pukul 14.30 WITA
- Gubernur Instruksikan Tanggap Darurat Usai Gempa M 6,7, Tenaga Medis Dikerahkan ke Lokasi Terdampak
- BMKG Catat 16 Kali Gempa Susulan Usai Magnitudo 6,7 di Tenggara Palu
- Empat Atlet Junior Sulteng Berlaga di Asian OWS Bali
Belum Semua Pakai Elpiji, 18 Persen Warga Sulteng Masih Masak dengan Kayu

Keterangan Gambar : Ilustrasi kayu bakar. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, PALU — Meski penggunaan Elpiji semakin meluas, data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah mencatat masih ada 18,22 persen warga di provinsi ini yang menggunakan kayu sebagai bahan bakar bakar untuk memasak.
Berdasarkan wilayah, Kabupaten Banggai Kepulauan menjadi daerah dengan persentase tertinggi, yaitu 59,47 persen rumah tangga masih mengandalkan kayu bakar. Posisi kedua ditempati Buol sebesar 34,70 persen, disusul Tojo Una-Una sebanyak 28,79 persen.
Baca Lainnya :
- Kendalilan Overkapasitas, 445 Warga Binaan Dipindahkan
- ISPA, Radang Lambung, hingga Diabetes Masuk Deretan Penyakit Terbanyak di Sulteng
- Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Wilayah Buol, Terasa Hingga Tolitoli dan Pohuwato
- Pemasyarakatan Sulteng Salurkan Ribuan Paket Bansos untuk Warga Terdampak Ekonomi
- Atlet Wushu Sarhan Tambah Koleksi Medali untuk Sulteng di PON Bela Diri 2025
Sementara itu, mayoritas penduduk Sulawesi Tengah telah beralih ke Elpiji, dengan persentase mencapai 76,83 persen. Sebanyak 4,71 persen rumah tangga masih menggunakan minyak tanah dan arang, sedangkan 0,04 persen memasak menggunakan listrik, dan 0,21 persen tercatat tidak memasak sama sekali.
Beriut daftar persentase pengguna kayu bakar di Sulteng:
- Banggai Kepulauan – 59,47%
- Buol – 34,70%
- Tojo Una-Una – 28,79%
- Banggai Laut – 28,29%
- Sigi – 21,26%
- Poso – 20,00%
- Parigi Moutong – 18,83%
- Banggai – 17,67%
- Tolitoli – 16,16%
- Donggala – 15,57%
- Morowali Utara – 8,38%
- Morowali – 1,83%
- Palu – 1,49%
(Nul/Nl)










