- 16 Perusahaan Tambang Patungan Rp355 Miliar Bangun Jalan di Morowali dan Morut
- Resmi Diumumkan! Tunjangan Guru Naik, Non-ASN Jadi Rp 2 Juta dan ASN Setara Gaji Pokok
- Wagub Sulteng Lantik Dokter Ahli Utama, Dukung Transformasi RS Undata Berstandar Internasional
- DPRD Kota Palu Desak Pemkot Perkuat Koordinasi dalam Penyusunan Tata Ruang
- DPRD Palu Sahkan Hasil Evaluasi LKPJ 2025, 37 Rekomendasi Diserahkan ke Pemkot
- DPRD Palu Desak Pemkot Tuntaskan Masalah Lahan Tidur dan Air Bersih di Dua Kelurahan
- DPRD Palu Soroti Overkapasitas RS, Biaya Visum, dan Denda BPJS yang Bebani Warga
- Dari Huntap hingga Pajak Daerah, DPRD Palu Paparkan Hasil Kerja Caturwulan I
- 8 Rumah Sakit Swasta di Palu Terancam Tak Bisa Beroperasi, DPRD Soroti Masalah Perizinan
- Abdurahim Nasar Al-Amri Soroti Mandeknya RDTR, DPRD Palu Siap Koordinasi Ulang ke Pusat
Atlet Wushu Sarhan Tambah Koleksi Medali untuk Sulteng di PON Bela Diri 2025

Keterangan Gambar : Atlet wushu asal Sulawesi Tengah, Sarhan, berhasil mempersembahkan medali perunggu pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 yang digelar di GOR Kaliputu Djarum, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (25/10/2025). (Foto: Media Koni Sulteng)
Likeindonesia.com, KUDUS — Atlet wushu asal Sulawesi Tengah, Sarhan, berhasil mempersembahkan medali perunggu pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 yang digelar di GOR Kaliputu Djarum, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (25/10/2025). Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kontingen KONI Sulawesi Tengah.
Sarhan, yang akrab disapa Batmab, tampil gemilang di babak semifinal meski harus menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai provinsi. Perolehan medali ini menambah catatan prestasi Sulteng, setelah dua atlet karate putri, yakni Reyva Imelda Sambenthiro dan Tri Fachryanti Ramadhana, lebih dulu menyumbang perunggu di kategori kumite.
Baca Lainnya :
- Aktivis Soroti Proyek Pipa Senoro Selatan, Minta Evaluasi dan Penghentian Kegiatan
- Sulteng Tambah Koleksi Medali, Karateka Tri Fachryanti Raih Perunggu di PON Bela Diri 2025
- Cegah Peredaran Narkoba di Lapas dan Rutan, Ditjenpas Sulteng Intens Tes Urine dan Razia
- Balai Bahasa Sulteng Hidupkan Bahasa Daerah Lewat Cerita Anak Dwibahasa
- Reyva Imelda Sumbang Medali Perunggu untuk Sulteng di PON Bela Diri 2025
Pelatih wushu Sulawesi Tengah, Moh. Adnan, menyampaikan rasa bangganya atas perjuangan anak asuhnya. Menurutnya, capaian Sarhan merupakan buah dari latihan intensif dan mental juang tinggi.
“Sarhan tampil luar biasa. Lawannya berat, tapi dia tetap fokus dan sabar. Perunggu ini hasil dari kerja keras panjang yang dilakukan sejak latihan di Palu,” ujar Adnan.
Adnan menambahkan, hasil ini menjadi bukti bahwa pembinaan wushu di Sulawesi Tengah terus berkembang ke arah positif.
“Kita masih baru di cabang ini, tapi sudah mampu bersaing di level nasional. Ini motivasi besar untuk ke depan,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Sulawesi Tengah, Muhammad Fathur Razaq, mengapresiasi capaian tiga medali perunggu dari cabang olahraga bela diri. Ia menilai prestasi ini menandakan bahwa kekuatan Sulteng mulai diperhitungkan secara nasional.
“Kita patut bangga. Atlet-atlet kita menunjukkan semangat juang luar biasa, baik di karate maupun wushu. Ini hasil nyata dari kerja keras semua pihak,” kata Fathur Razaq.
Ia memastikan KONI Sulteng akan terus mendukung pembinaan cabang olahraga bela diri agar prestasi para atlet terus meningkat.
“Kami akan kawal pembinaan agar prestasi tidak berhenti di sini. Anak-anak muda Sulteng punya potensi besar, dan tugas kita memastikan mereka terus berkembang,” tegasnya.
Dengan tambahan medali dari cabang wushu, kontingen Sulawesi Tengah semakin menunjukkan progres positif di PON Bela Diri 2025. Konsistensi dan semangat juang para atlet menjadi modal penting untuk terus mengharumkan nama daerah di kancah olahraga nasional. (BIM/Nl)










