- 13 Wisatawan Hilang Kontak di Perairan Teluk Tomini, Kini Masih dalam Pencarian
- Akhiri Risiko Warga Menyeberang Sungai, Anwar Hafid Bangun Jembatan di Masungkang Pakai Dana Pribadi
- MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Harus Tetap Bisa Dipakai
- Baru Dilantik, Kepala BGN Siap Dengar Kritik soal MBG
- ASN Bisa Lebih Hemat, BKN Siapkan Skema Bekerja Dekat Tempat Tinggal
- Situasi di Nunu dan Anoa Berangsur Kondusif, Satu Terduga Pelaku Telah Diamankan
- Pamit Lewat Facebook, Nanik Sudaryati Deyang Umumkan Mundur sebagai Kepala BGN
- Kemenkeu Terbitkan Aturan Baru, TNI-Polri Kini Dilibatkan Awasi Wajib Pajak
- Kota Palu Jadi Daerah dengan Pengeluaran Rokok Terendah di Sulteng
- Ingin Lepas Status WNI? Kini Dikenai Biaya Rp5 Juta Berdasarkan PP Terbaru
Wakil Ketua DPRD Palu Anugrah Pratama Bantu Starlink untuk Sekolah di Kawatuna

Keterangan Gambar : Wakil Ketua II DPRD Kota Palu, Moh. Anugrah Pratama, menyerahkan alat penangkap sinyal Starlink di SDN Inpres 2 Kawatuna, Kamis (23/10/2025). (Foto: Bimaz/Likeindoneia.com)
Likeindonesia.com, PALU – Wakil Ketua II DPRD Kota Palu, Moh. Anugrah Pratama, menyerahkan alat penangkap sinyal Starlink di SDN Inpres 2 Kawatuna, Jalan Bulu Masomba, Kelurahan Kawatuna, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, pada Kamis (23/10/2025).
Penyerahan dilakukan usai kegiatan reses Caturwulan III Tahun Sidang 2025 yang berlangsung di wilayah tersebut.
Baca Lainnya :
- Teluk Palu Bersiap Ditata Kembali, Kawasan Strategis Pariwisata Saksi Tsunami 2018
- Mitigasi Bencana Diusulkan Masuk Kurikulum Sekolah di Kota Palu
- Puskesmas Birobuli Catat 260 Kasus HIV, 48 di Antaranya Pasien Baru Tahun Ini
- Pemadaman Bergilir di Palu, PLN Sebut Sistem Proteksi Aktif Akibat Sambaran Petir
- Lanal Palu Dorong Peningkatan Hasil Tangkap Nelayan Talise Lewat Bantuan Rumah Rumpon
Bantuan alat tersebut diberikan sebagai respons atas keluhan warga yang selama ini mengalami kesulitan jaringan internet.
Perangkat itu diharapkan membantu memperkuat konektivitas digital masyarakat, terutama untuk kegiatan belajar mengajar di sekolah yang berada di kawasan terpencil tersebut.
Anugrah mengatakan, persoalan jaringan internet menjadi salah satu hal yang paling banyak disampaikan warga selama kegiatan reses.
“Jaringan internet di sini sangat sulit. Padahal para siswa membutuhkan jaringan saat ujian. Mereka bahkan harus mengandalkan hotspot dari satu ponsel guru untuk ujian. Kondisi ini sangat tertinggal dibandingkan di kota,” ujarnya.
Ia mengaku prihatin melihat perjuangan para guru dan siswa yang tetap semangat belajar meski terbatas fasilitas.
“Kasihan guru dan anak-anak di sini. Mereka berusaha keras supaya bisa ikut ujian, tapi jaringan lemah. Ini harus jadi perhatian bersama. Pemerintah jangan hanya fokus di kota, tapi juga datang melihat langsung kondisi seperti ini,” tegas Anugrah.
Menurutnya, penyerahan alat Starlink ini merupakan langkah awal untuk membantu mengatasi masalah jaringan, juga sebagai pemantik untuk pemerintah kota dan provinsi untuk memperluas infrastruktur telekomunikasi di wilayah ersebut.
“Ini bentuk kecil dari komitmen kami di DPRD untuk hadir langsung dan mencari solusi atas persoalan yang dirasakan warga. Kami akan terus perjuangkan agar wilayah seperti Kawatuna mendapat perhatian lebih,” pumgkasnya. (BIM/Nl)




.jpg)





