- 13 Wisatawan Hilang Kontak di Perairan Teluk Tomini, Kini Masih dalam Pencarian
- Akhiri Risiko Warga Menyeberang Sungai, Anwar Hafid Bangun Jembatan di Masungkang Pakai Dana Pribadi
- MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Harus Tetap Bisa Dipakai
- Baru Dilantik, Kepala BGN Siap Dengar Kritik soal MBG
- ASN Bisa Lebih Hemat, BKN Siapkan Skema Bekerja Dekat Tempat Tinggal
- Situasi di Nunu dan Anoa Berangsur Kondusif, Satu Terduga Pelaku Telah Diamankan
- Pamit Lewat Facebook, Nanik Sudaryati Deyang Umumkan Mundur sebagai Kepala BGN
- Kemenkeu Terbitkan Aturan Baru, TNI-Polri Kini Dilibatkan Awasi Wajib Pajak
- Kota Palu Jadi Daerah dengan Pengeluaran Rokok Terendah di Sulteng
- Ingin Lepas Status WNI? Kini Dikenai Biaya Rp5 Juta Berdasarkan PP Terbaru
Taekwondo Putra Sulteng Raih Perunggu di Hari Perdana PON Bela Diri 2025

Keterangan Gambar : Tim Taekwondo Putra Sulawesi Tengah tampil kompak dan berhasil meraih medali perunggu di nomor Poomsae beregu pada hari pertama pertandingan, Minggu (12/10/2025). (Foto: Humas Koni Sulteng)
Likeindonesia.com, KUDUS – Kabar membanggakan datang dari arena PON Bela Diri 2025 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Tim Taekwondo Putra Sulawesi Tengah berhasil meraih medali perunggu di nomor Poomsae beregu pada hari pertama pertandingan, Minggu (12/10/2025).
Tim yang beranggotakan Abdul Rahman Darwin K. Latjanda dan Johansen Vicenzo Angtolis dari Kabupaten Morowali, serta Muhamat Rizal asal Kota Palu, tampil impresif dan penuh percaya diri sejak awal pertandingan. Ketiganya mampu menunjukkan kekompakan serta teknik yang solid, sehingga berhasil mengantarkan Sulteng naik podium.
Baca Lainnya :
- Petugas Temukan Barang Terlarang Saat Razia di Lapas Palu
- Ketua Dekranasda Sulteng Melenggak Pamerkan Batik Bomba di Panggung Fesyen Nasional
- Dapat Dukungan Menkes, RS Undata Nambaso Siap Jadi Rumah Sakit Rujukan di Indonesia Timur
- Kontingen Sulteng Siap Rebut Emas di PON Beladiri 2025 Kudus
- Upah Tukang di Sulteng Paling Rendah se-Indonesia, Hanya Rp 100 Ribu Per Hari
Ketua KONI Sulawesi Tengah, Muhammad Fathur Razaq, menyampaikan apresiasi tinggi atas perjuangan para atlet.
Ia menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras, disiplin, dan semangat juang luar biasa dari para atlet serta tim pelatih.
“Mereka membuktikan bahwa semangat Temponamo Sulteng Nambaso bukan sekadar slogan, tetapi tekad untuk mengharumkan nama daerah di kancah nasional,” ujar Fathur.
Dengan raihan perunggu ini, kontingen Sulteng membuka langkah positif di ajang PON Bela Diri 2025. KONI Sulteng optimistis para atlet akan terus memberikan yang terbaik untuk membawa pulang lebih banyak medali bagi Sulawesi Tengah. (Nl/Nl)




.jpg)





