- KONI Sulteng Dukung Perhelatan Piala Soeratin U-15 dan U-17 hingga Penutupan
- Toili Disiapkan Jadi Percontohan Pertanian Modern di Sulawesi Tengah
- Produksi Perikanan Sulteng Naik, Capai 658 Ribu Ton pada 2025
- Indonesia Dikelilingi 14 Zona Megathrust, Ini Daftar dan Potensi Magnitudonya
- Ratusan Sopir Truk Keluhkan QR Code BBM Subsidi, Pertamina Siapkan Layanan di SPBU Mamboro
- Rekonstruksi Pembunuhan Satu Keluarga di Duyu Palu, Tersangka Peragakan 34 Adegan
- Usia 17 Tahun Bakal Otomatis Punya Rekening Bank, Ada Saldo Rp50 Ribu
- Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda Saat Menuju Lokasi Gunung Anak Krakatau
- Harga Beras Naik di Musim Kemarau, Pemerintah Siapkan Tambahan 1 Juta Ton Beras SPHP
- Masih Terdampak Erupsi, Empat Maskapai Kembali Batalkan Penerbangan Rute Palu-Jakarta
Taekwondo Putra Sulteng Raih Perunggu di Hari Perdana PON Bela Diri 2025

Keterangan Gambar : Tim Taekwondo Putra Sulawesi Tengah tampil kompak dan berhasil meraih medali perunggu di nomor Poomsae beregu pada hari pertama pertandingan, Minggu (12/10/2025). (Foto: Humas Koni Sulteng)
Likeindonesia.com, KUDUS – Kabar membanggakan datang dari arena PON Bela Diri 2025 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Tim Taekwondo Putra Sulawesi Tengah berhasil meraih medali perunggu di nomor Poomsae beregu pada hari pertama pertandingan, Minggu (12/10/2025).
Tim yang beranggotakan Abdul Rahman Darwin K. Latjanda dan Johansen Vicenzo Angtolis dari Kabupaten Morowali, serta Muhamat Rizal asal Kota Palu, tampil impresif dan penuh percaya diri sejak awal pertandingan. Ketiganya mampu menunjukkan kekompakan serta teknik yang solid, sehingga berhasil mengantarkan Sulteng naik podium.
Baca Lainnya :
- Petugas Temukan Barang Terlarang Saat Razia di Lapas Palu
- Ketua Dekranasda Sulteng Melenggak Pamerkan Batik Bomba di Panggung Fesyen Nasional
- Dapat Dukungan Menkes, RS Undata Nambaso Siap Jadi Rumah Sakit Rujukan di Indonesia Timur
- Kontingen Sulteng Siap Rebut Emas di PON Beladiri 2025 Kudus
- Upah Tukang di Sulteng Paling Rendah se-Indonesia, Hanya Rp 100 Ribu Per Hari
Ketua KONI Sulawesi Tengah, Muhammad Fathur Razaq, menyampaikan apresiasi tinggi atas perjuangan para atlet.
Ia menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras, disiplin, dan semangat juang luar biasa dari para atlet serta tim pelatih.
“Mereka membuktikan bahwa semangat Temponamo Sulteng Nambaso bukan sekadar slogan, tetapi tekad untuk mengharumkan nama daerah di kancah nasional,” ujar Fathur.
Dengan raihan perunggu ini, kontingen Sulteng membuka langkah positif di ajang PON Bela Diri 2025. KONI Sulteng optimistis para atlet akan terus memberikan yang terbaik untuk membawa pulang lebih banyak medali bagi Sulawesi Tengah. (Nl/Nl)




.jpg)





