- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
- Makin Sedikit Warga Sulteng yang Fokus Mengurus Rumah Tangga, Jumlahnya Turun 61 Ribu
- 2,46% Rumah Tangga di Palu Masih Andalkan Air Hujan untuk Minum
- 40% Gen Z Pilih Nikah di KUA, Uang Lebih Diprioritaskan untuk Kehidupan Setelah Menikah
- Catat Jamnya! 25 September Ada Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Enam Wilayah Sulteng, Termasuk Palu
- Influenza Tipe A Super Flu Merebak di RI, Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi
- KONI Sulteng Dorong PBFI Tingkatkan Pembinaan dan Prestasi Atlet
- Cegah Pungli, Polri Siapkan Mesin Cetak SKCK Mandiri Mulai 2027, Tak Perlu Lagi ke Kantor Polisi
Resmi! KONI Sulteng Serahkan SK Pengurus KONI Kota Palu, Tegaskan Tak Ada Politisasi

Keterangan Gambar : KONI Provinsi Sulawesi Tengah resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan KONI Kota Palu, Rabu (4/3/2026). (Foto : Media KONI Sulteng)
Likeindonesia.com, PALU – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Tengah resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan KONI Kota Palu. Penyerahan SK tersebut sekaligus menegaskan bahwa dinamika yang sempat terjadi dalam proses organisasi sebelumnya murni persoalan internal dan tidak mengandung unsur politisasi.
Penyerahan SK dilakukan oleh jajaran pengurus KONI Sulteng kepada Ketua Harian KONI Kota Palu, Akram Agus, dan Sekretaris KONI Kota Palu, Calvin Tawil, di Sekretariat KONI Sulteng, Rabu (4/3/2026).
Baca Lainnya :
- Ratusan Warga Serbu Gerakan Pangan Murah di Palu, Stok Ludes dalam Sejam
- Anwar Hafid Tegaskan Penegakan Norma Ketenagakerjaan Demi Iklim Investasi Sehat di Sulteng
- Perayaan Cap Go Meh di Palu Dirangkai Buka Puasa, Tekankan Kebersamaan
- DPRD Kota Palu Bentuk Pansus Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah
- Sidak Pasar Masomba, Harga Cabai Rawit dan Telur Naik di Pertengahan Ramadan
Ketua Umum KONI Sulteng, Muhammad Fathur Razaq yang diwakili Wakil Ketua Umum I, Helmy Umar, didampingi Wakil Sekretaris I, Muhammad Warsita dan Ketua Bidang Organisasi, Hendi Maratua, menjelaskan bahwa polemik yang sempat berkembang merupakan bagian dari dinamika demokrasi organisasi.
“Kami ingin menegaskan bahwa persoalan atau sengketa yang terjadi beberapa waktu lalu murni dinamika organisasi. Tidak ada sedikit pun politisasi di dalamnya,” tegas Helmy.
Ia menjelaskan, dalam menyikapi situasi tersebut KONI Sulteng bertindak secara hati-hati dan bertanggung jawab dengan melibatkan bidang hukum serta melakukan konsultasi dengan KONI Pusat. Arahan dari KONI Pusat, kata dia, bersifat pembinaan sebagai orang tua organisasi, sementara keputusan tetap menjadi kewenangan KONI Provinsi Sulawesi Tengah.
Setelah Dewan Pusat meminta agar persoalan tidak berlarut-larut, KONI Sulteng segera melakukan konsolidasi internal dan memutuskan untuk menerbitkan sekaligus menyerahkan SK kepengurusan KONI Kota Palu.
Helmy menegaskan, langkah cepat tersebut dilakukan untuk menjaga kesinambungan pembinaan olahraga di daerah, terlebih Kota Palu dalam waktu dekat akan menghadapi agenda Pra-SIDM.
“Dalam waktu dekat kita akan menghadapi Pra-SIDM. Kalau Kota Palu terlambat atau tidak ikut, itu akan berdampak langsung pada pembinaan olahraga. Karena itu kami harus segera mengeluarkan SK,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa setelah Lebaran sejumlah agenda olahraga akan kembali bergulir, termasuk pelaksanaan CDM dan launching kegiatan olahraga di Morowali. Karena itu stabilitas organisasi di tingkat kabupaten/kota menjadi hal yang sangat penting.
“Kami patuh pada arahan Dewan Pusat dan bertindak cepat demi kepentingan olahraga Sulawesi Tengah,” kata Helmy.
Sementara itu, Ketua Harian KONI Kota Palu, Akram Agus, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat KONI Sulteng dalam menyerahkan SK kepengurusan tersebut. Menurutnya, SK yang telah diterima menjadi dasar hukum penting untuk menjalankan roda organisasi dan melanjutkan pembinaan atlet di Kota Palu sesuai masa bakti yang telah ditetapkan.
Ia juga mengajak seluruh insan olahraga dan media untuk meluruskan informasi yang sempat berkembang di masyarakat. Menurutnya, olahraga harus tetap berada pada jalurnya sebagai alat pemersatu dan tidak dicampuradukkan dengan kepentingan politik.
Melalui penyerahan SK ini, KONI Sulteng berharap seluruh pihak dapat kembali bersatu dan fokus membangun prestasi olahraga di Kota Palu maupun Sulawesi Tengah. Konsolidasi organisasi ini juga menjadi langkah penting dalam menghadapi agenda besar olahraga nasional, termasuk persiapan menuju PON 2028 di NTB dan NTT. (Nul)










