- Geliat Kemerdekaan dari Lindu, Fathur Razaq Ajak Warga Jaga Persaudaraan, Adat, dan Alam
- Zevanya Queensy Jadi Pembawa Baki saat Penaikan Bendera HUT ke-81 RI Tingkat Provinsi Sulteng
- Upacara HUT RI ke-81 Tingkat Provinsi Sulteng Berlangsung Khidmat
- Curi AC di Balaroa dan Ujuna, Residivis Ditangkap Polsek Palu Barat
- FR Cup Volleyball Tournament 2026 Resmi Berakhir, Fathur Razaq: Bukan Ending, Tapi Beginning
- Menaker Larang Lowongan Kerja Cantumkan Syarat Good Looking dan Usia
- Soal Pajak Rumah Kontrakan, Purbaya Tegaskan Tak Ada Pajak Baru
- Pengguna Pertalite Akan Dibatasi Mulai Akhir Tahun, Pemerintah Tegaskan Motor Tak Terdampak
- Durian Vulcano Indonesia Didorong Jadi Brand Durian Sulteng untuk Pasar Dunia
- Durian Beku Sulteng Laris di China, Ekspor Capai 7.344 Ton
Program Berani Bebas Pajak Kendaraan Sumbang Rp51,2 Miliar dalam Sebulan

Keterangan Gambar : Ilustrasi. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, Palu — Program Berani pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menjelang akhir tahun 2025 mencatat hasil menggembirakan. Selama satu bulan pelaksanaan, pendapatan daerah dari program ini mencapai lebih dari Rp51 miliar.
Program yang berlangsung sejak 19 November hingga 20 Desember 2025 tersebut dimanfaatkan oleh hampir 73 ribu pemilik kendaraan, baik mobil maupun sepeda motor.
Baca Lainnya :
- Gubernur Sulteng Temui Petani di Desa Watutau, Janji Masalah Bank Tanah Diselesaikan Secara Adil
- 565 Pemudik Diberangkatkan dalam Program Berani Mudik Gratis Nataru 2025 di Palu
- Pohon Peneduh di Depan Rujab Gubernur Sulteng Ditebang Tanpa Izin, Anwar Hafid Minta Pelaku Dicari
- Vespa Literasi Hadirkan Lapak Baca Keliling di Desa-desa Parigi Moutong
- Pulang Bawa Medali SEA Games Thailand 2025, Dua Atlet Disambut Langsung Gubernur dan KONI Sulteng
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Tengah, Rifki Ananta, mengatakan total kendaraan yang mengikuti program ini mencapai 72.971 unit. Dari jumlah itu, sebanyak 17.232 unit merupakan mobil dan 55.739 unit adalah sepeda motor.
“Realisasi objek transaksi selama program berani penghapusan pajak dari tgl 19 nov sd 20 des 2025 dengan objek sebanyak 72.971 yakni (R4=17.232–mobil) dan R2=55.739–sepeda motor) mencapai Rp51.253.019.991 atau 51,2 miliar,” beber Rifki Ananta, Senin (22/12/2025).
Ia menjelaskan, total penerimaan sebesar Rp51,2 miliar tersebut berasal dari pajak kendaraan bermotor dan sudah termasuk pembagian opsen pajak. Dari total itu, sekitar Rp30,8 miliar menjadi hak Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Sementara itu, sekitar Rp20,3 miliar lainnya dibagikan kepada pemerintah daerah, yakni 12 kabupaten dan satu kota di Sulawesi Tengah.
“Rp51.253.019.991 untuk PKB, sudah termasuk opsen dengan rincian Rp30.875.774.129 untuk provinsi dan sisanya Rp20.377.245.862 opsen dibagi ke 12 kabupaten dan satu kota,” jelasnya.
Kata dia, program Berani penghapusan pajak kendaraan bermotor ini telah dua kali dilaksanakan sejak kepemimpinan Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido.
“Program berani penghapusan pajak kendaraan bermotor ini sudah dua kali dilaksanakan sejak kepemimpinan Gubernur Anwar Hafid–Reny A. Lamadjido, yang dimulai sejak hari ulang tahun Provinsi Sulteng April 2025 dan November hingga Desember 2025,” ujarnya.
Program ini dinilai tidak hanya meningkatkan kepatuhan wajib pajak, tetapi juga membantu masyarakat mengurangi beban biaya kendaraan, terutama menjelang akhir tahun. (BIM/Nl)










