- Pemprov Sulteng Sesalkan Pencabutan Status Tuan Rumah FORNAS 2027, Gubernur: Keputusan Sepihak
- Indonesia Dipilih Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026
- BMKG Catat 166 Gempa di Sulteng pada Pekan Terakhir Juli
- MUI Usul Koruptor Boleh Dijatuhi Hukuman Mati
- 76 Konflik Agraria Tercatat di Sulteng, Pemprov Gandeng KPK dan ATR/BPN Perkuat Pencegahan Korupsi
- Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Bakal Ditanggung APBN Selama Dua Tahun
- Mulai 3 Agustus, Pemprov Sulteng Berlakukan Bebas Denda dan Diskon Pokok PKB 50 Persen
- Siap-Siap! Kompor Listrik Gratis Bakal Dibagikan Mulai 2027
- Peneliti Muda Dorong Pengusulan Tradisi Lisan Nompaova sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia
- Diduga Curi Motor, Pria Asal Sinjai Tewas Dikeroyok Massa di Morowali
Palu Kurangi 7 Ribu Ton Sampah per Tahun, Tertinggi di Sulteng

Keterangan Gambar : Ilustrasi membuang sampah. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, PALU – Kota Palu mencatat capaian tertinggi dalam pengurangan sampah di Provinsi Sulawesi Tengah.
Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, volume sampah di Kota Palu berhasil berkurang hingga 7.037,84 ton per tahun pada 2024, menjadikannya daerah dengan pengurangan sampah terbesar di Sulteng.
Baca Lainnya :
- PKM BEM Berdampak Unisa Palu Latih Warga Sigi Olah Bubuk Daun Kelor untuk Cegah Stunting
- Nelayan Hilang Di Perairan Umpanga, Tim Sar Gabungan Lakukan Pencarian
- BMKG: Megathrust Tolitoli–Buol Potensi Ilmiah, Bukan Ancaman Langsung
- BYD Haka Auto Resmi Hadir di Palu, Tawarkan Pilihan Kendaraan Listrik Ramah Lingkungan
- Angka Cerai di Palu Tembus 967 Kasus pada 2024, Warga Mantikulore Paling Banyak Berpisah
Secara keseluruhan, timbulan sampah tahunan di Kota Palu mencapai 43.984,58 ton, dengan pengurangan sebesar 4,63 persen.
Selain Palu, sejumlah daerah lain juga mencatat penurunan timbulan sampah, di antaranya Kabupaten Parigi Moutong, berhasil mengurangi sampah hingga 3.438,44 ton atau 28,59 persen, menjadi yang tertinggi secara persentase di Sulteng.
Disusul oleh Kabupaten Banggai Kepulauan yang mencatat pengurangan sebesar 1.937,42 ton, Donggala sebanyak 1.475,89 ton, dan Morowali dengan penurunan mencapai 913,82 ton.
Sementara Banggai Laut mengurangi sekitar 219 ton sampah per tahun, dan Morowali Utara sebesar 11,68 ton, yang menjadi daerah dengan pengurangan terendah di provinsi ini. (Nul/Nl)










