- Arab Saudi Salurkan 100 Ton Kurma ke Indonesia Jelang Ramadan, Siap Dibagi ke Masjid hingga Kampus
- Pre Launching Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Dua Rute Baru Segera Dibuka
- Menkeu Purbaya Siapkan Rp55 Triliun untuk THR ASN 2026, Target Cair Awal Ramadan
- Viral! Siswi MTs di Sigi Minta Menu MBG Dibuat Enak untuk Kado Ulang Tahun Ayahnya
- Johnny Limbunan Cup ke-18 Resmi Bergulir, Wadah Pembinaan Atlet Sulteng
- Sulteng Disambar 26.003 Petir dalam Sepekan, 10 Februari Paling Tinggi
- Aksi Bersih Serentak di Pantai Kampung Nelayan dan Pasar Masomba, 3 Ton Sampah Diangkut
- Jembatan Palu IV dan Elevated Road Resmi Dibuka, Warga Sudah Bisa Melintas
- Sesar Palu Koro Aktif, Donggala Tiga Kali Diguncang Gempa
- Denda Tunggakan BPJS Kelas 3 Akan Dihapus, Perpres Disiapkan
Arab Saudi Salurkan 100 Ton Kurma ke Indonesia Jelang Ramadan, Siap Dibagi ke Masjid hingga Kampus

Keterangan Gambar : Penyerahan secara simbolis bantuan sebanyak 100 ton kurma oleh Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdulah H. Amodi, dan diterima Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, di Jakarta, Jumat (14/2/2025). (Foto : Kemenag.go.id)
Likeindonesia.com, Jakarta – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menyalurkan bantuan sebanyak 100 ton kurma ke Indonesia menjelang Ramadan 2025. Bantuan tersebut akan didistribusikan ke sejumlah masjid, kampus, panti asuhan, serta daerah tertentu di Indonesia.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdulah H. Amodi, dan diterima Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, di Jakarta, Jumat (14/2/2025).
Baca Lainnya :
- Menkeu Purbaya Siapkan Rp55 Triliun untuk THR ASN 2026, Target Cair Awal Ramadan
- Denda Tunggakan BPJS Kelas 3 Akan Dihapus, Perpres Disiapkan
- Siap-Siap Mudik Lebaran 2026, Pemerintah Kerahkan 401 Bus Gratis untuk Pemudik ke 34 Provinsi
- Beli Tiket Pesawat Ekonomi untuk Libur Lebaran Kini Lebih Murah, PPN Resmi Ditanggung Negara
- BRIN Prediksi Puasa Ramadan 2026 Mulai 19 Februari, Potensi Beda dengan Muhammadiyah
Menag menyampaikan bahwa kurma yang dikirim berjumlah 100 ton dan dikemas dalam empat kontainer, masing-masing berisi 25 ton.
“Bantuan kurma yang dikirim berjumlah 100 ton, dikemas dalam empat kontainer, dengan masing-masing kontainer berisi 25 ton kurma,” ujarnya, dilansir dari laman resmi kemenag.go.id, Sabtu (14/2/2026).
Kurma tersebut nantinya akan disalurkan ke berbagai masjid, kampus, panti asuhan, serta sejumlah daerah yang mengajukan permohonan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Masjid Istiqlal juga termasuk dalam daftar penerima distribusi.
"Mungkin tidak semua provinsi bisa terjangkau karena adanya kendala transportasi, tetapi kami berharap masyarakat yang berhak menerima bisa proaktif dalam mengambilnya," kata Nasaruddin.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi atas penyaluran bantuan tersebut.
"Mungkin bagi Arab Saudi, bantuan ini tidak begitu besar, tetapi bagi masyarakat Indonesia, ini sangat berarti. Banyak dari mereka yang bahkan belum pernah melihat batang pohon kurma atau buah kurma secara langsung. Namun, setiap tahun mereka menerima berton-ton kurma secara gratis dari Arab Saudi," imbuhnya.
Sementara itu, Dubes Faisal menyebut bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Kerajaan Arab Saudi dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada negara-negara sahabat, termasuk Indonesia, khususnya pada momentum Ramadan.
"Bantuan ini merupakan salah satu komitmen Kerajaan Arab Saudi dalam peranannya di dunia Islam, melalui bantuan kemanusiaan seperti pembagian kurma ini untuk bulan Ramadan. Bantuan ini tidak hanya diberikan kepada negara-negara Islam, tetapi juga kepada negara-negara lain yang membutuhkan," ungkap Faisal.
Ia menambahkan, Kedutaan Arab Saudi di Indonesia akan terus mendukung berbagai bentuk kerja sama dan bantuan, baik pada bulan Ramadan, musim haji, maupun aspek keislaman lainnya.
"Kedutaan Arab Saudi, sesuai instruksi Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, senantiasa membuka diri dan membuka hati untuk memberikan bantuan kepada masyarakat Indonesia, baik dalam bulan suci Ramadan, musim haji, maupun dalam aspek keislaman lainnya," pungkasnya. (Nul/Nl)









