- Mayat Perempuan Ditemukan Mengapung di Pantai Lere, Identitas Korban Belum Diketahui
- Karyawan Hilang Usai Jatuh dari Tongkang di Morowali Utara Ditemukan di Kedalaman 15 Meter
- Palu, Sigi, dan Donggala Jadi Tujuan Wisata Terbanyak di Sulteng
- 35.872 Kopdes Dikebut Rampung Bulan Ini, Siap Beroperasi September
- Akhirnya, Penerbangan Internasional Perdana Palu–Guangzhou Dimulai 6 Agustus
- Suka Rekam Orang Tanpa Izin Buat Konten? Menkomdigi: Bisa Langgar UU PDP
- Masa Transisi Darurat Gempa Sigi Resmi Berakhir, Fokus Penanganan Beralih ke Percepatan Pemulihan
- Pemprov Sulteng Resmi Layangkan Surat Keberatan atas Pencabutan Status Tuan Rumah FORNAS 2027
- Resmi, Harga Pertamax hingga Pertamax Turbo Turun Mulai 1 Agustus
- Pemprov Sulteng Sesalkan Pencabutan Status Tuan Rumah FORNAS 2027, Gubernur: Keputusan Sepihak
Jumlah Warga Terdampak Gempa di Sigi Capai Ribuan, 1 Korban Jiwa dan 1.360 Rumah Rusak

Keterangan Gambar : Salah satu rumah warga terdampak gempa di Desa Kamarora B, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi. (Foto: BPBD Kabupaten Sigi)
Likeindonesia.com, SIGI – Jumlah warga Kabupaten Sigi yang terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 pada Selasa (16/6/2026) dilaporkan mencapai ribuan orang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sigi melalui Pusdalops-PB mencatat sebanyak 1.813 kepala keluarga (KK) atau sekitar 5.744 jiwa terdampak akibat gempa tersebut.
Baca Lainnya :
- Fokus Penanganan Pascagempa, Wagub Sulteng Sambangi RS dan Warga Terdampak
- BMKG Catat 71 Gempa Susulan hingga Pukul 14.30 WITA
- BMKG Catat 16 Kali Gempa Susulan Usai Magnitudo 6,7 di Tenggara Palu
- index
- admin
Selain itu, BPBD Kabupaten Sigi juga melaporkan adanya 1 orang meninggal dunia, 71 orang mengalami luka ringan, dan 3 orang mengalami luka berat.
Dampak kerusakan pada bangunan juga cukup signifikan, dengan total 1.360 rumah warga terdampak, terdiri atas 1.074 rumah rusak ringan, 110 rumah rusak sedang, dan 30 rumah rusak berat.
Dalam laporannya, BPBD Kabupaten Sigi menyebut data pengungsi masih dalam proses pendataan. Namun secara umum, warga yang terdampak mengungsi di pekarangan rumah masing-masing dan sebagian lainnya mengungsi ke rumah kerabat atau keluarga.
“Secara umum, warga yang terdampak mengungsi di pekarangan rumah masing-masing dan sebagian mengungsi di rumah kerabat/keluarga,” demikian keterangan dalam laporan BPBD Kabupaten Sigi yang dirilis pada Rabu (17/6/2026).
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Sigi terus melakukan kaji cepat di sejumlah wilayah terdampak serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam penanganan darurat bencana.
Sejumlah langkah penanganan telah dilakukan, termasuk aktivasi layanan kesehatan, evakuasi warga, serta pendirian tenda pengungsian di wilayah terdampak.
BPBD Kabupaten Sigi juga mencatat sejumlah kebutuhan mendesak di lapangan, antara lain air bersih, tenda atau terpal, tikar, selimut, kebutuhan bayi dan ibu hamil, genset, sembako, serta dukungan psikososial bagi para penyintas. (nul)



.jpg)






