- Resmi, Harga Pertamax hingga Pertamax Turbo Turun Mulai 1 Agustus
- Pemprov Sulteng Sesalkan Pencabutan Status Tuan Rumah FORNAS 2027, Gubernur: Keputusan Sepihak
- Indonesia Dipilih Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026
- BMKG Catat 166 Gempa di Sulteng pada Pekan Terakhir Juli
- MUI Usul Koruptor Boleh Dijatuhi Hukuman Mati
- 76 Konflik Agraria Tercatat di Sulteng, Pemprov Gandeng KPK dan ATR/BPN Perkuat Pencegahan Korupsi
- Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Bakal Ditanggung APBN Selama Dua Tahun
- Mulai 3 Agustus, Pemprov Sulteng Berlakukan Bebas Denda dan Diskon Pokok PKB 50 Persen
- Siap-Siap! Kompor Listrik Gratis Bakal Dibagikan Mulai 2027
- Peneliti Muda Dorong Pengusulan Tradisi Lisan Nompaova sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia
Gempa Magnitudo 3,5 Guncang Donggala, Getaran Terasa hingga Palu Utara

Keterangan Gambar : Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 3,5 mengguncang wilayah Donggala, Sulawesi Tengah, pada Selasa (6/1/2026) pagi. (Foto: Dok. BMKG)
Likeindonesia.com, Donggala – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 3,5 mengguncang wilayah Donggala, Sulawesi Tengah, pada Selasa (6/1/2026) pagi.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pukul 08.11.32 WITA.
Baca Lainnya :
- KONI Sulteng Susun Strategi Prestasi Cabor Olimpik Menuju PON 2028
- Pasca Nataru, Harga Bahan Pokok di Palu Berangsur Stabil
- RSUD Anutapura Palu Luncurkan Layanan Bedah Retina Perdana di Sulawesi Tengah
- Arus Balik Nataru 2026 di Terminal Mamboro Palu Meningkat Tajam, Puncak Diprediksi 3 Januari
- Prajurit Kodam XXIII/Palaka Wira Raih Perak dan Perunggu di Open Petanque Competition 2025
Berdasarkan hasil analisis BMKG, episenter gempa terletak pada koordinat 0,60 Lintang Selatan dan 119,84 Bujur Timur. Lokasi gempa berada di darat, sekitar 21 kilometer selatan Donggala, dengan kedalaman 10 kilometer.
BMKG menjelaskan, gempa tersebut tergolong gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif," ujar Plt. Kepala BMKG Wilayah IV, Nasrol Adil, dalam keterangan resminya, Selasa (6/1/2026).
BMKG menyebut, berdasarkan hasil estimasi peta guncangan atau shakemap serta laporan masyarakat menunjukkan gempa dirasakan di wilayah Palu Utara dengan skala intensitas II–III MMI. Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung tampak bergoyang, dan getaran terasa nyata di dalam rumah, seperti ada truk yang melintas.
BMKG juga menyampaikan bahwa hingga pukul 07.30 WITA belum terpantau adanya gempa bumi susulan (aftershock).
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. BMKG meminta masyarakat hanya mengakses informasi resmi yang disampaikan melalui kanal komunikasi terverifikasi, seperti media sosial @infoBMKG, situs resmi BMKG, InaTEWS, kanal Telegram BMKG, serta aplikasi resmi BMKG. (Nul)










