- 76 Konflik Agraria Tercatat di Sulteng, Pemprov Gandeng KPK dan ATR/BPN Perkuat Pencegahan Korupsi
- Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Bakal Ditanggung APBN Selama Dua Tahun
- Mulai 3 Agustus, Pemprov Sulteng Berlakukan Bebas Denda dan Diskon Pokok PKB 50 Persen
- Siap-Siap! Kompor Listrik Gratis Bakal Dibagikan Mulai 2027
- Peneliti Muda Dorong Pengusulan Tradisi Lisan Nompaova sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia
- Diduga Curi Motor, Pria Asal Sinjai Tewas Dikeroyok Massa di Morowali
- 12 Wisatawan yang Hilang Kontak di Teluk Tomini Ditemukan Selamat, Dievakuasi ke Ampana
- 13 Wisatawan Hilang Kontak di Perairan Teluk Tomini, Kini Masih dalam Pencarian
- Akhiri Risiko Warga Menyeberang Sungai, Anwar Hafid Bangun Jembatan di Masungkang Pakai Dana Pribadi
- MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Harus Tetap Bisa Dipakai
Fathur Razaq Anwar Terpilih Aklamasi Pimpin KONI Sulteng 2025–2029
.jpg)
Keterangan Gambar : Muhammad Fathur Razaq terpilih secara aklamasi sebagai Ketua KONI Sulawesi Tengah periode 2025–2029 dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) XIV, Selasa (16/9/2025). (Foto: Ist)
Likeindonesia.com, PALU – Didukung 32 cabang olahraga dan 9 KONI kabupaten/kota, Muhammad Fathur Razaq akhirnya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua KONI Sulawesi Tengah periode 2025–2029 dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) XIV, Selasa (16/9/2025).
Dalam sidang pleno, pimpinan sidang Alwi M. Dg. Liwang membacakan berita acara hasil verifikasi bakal calon. Dari dua nama yang mendaftar, hanya Fathur Razaq yang dinyatakan memenuhi syarat, sementara Suwandi tidak lolos verifikasi. Keputusan itu pun mengantarkan Fathur menjadi satu-satunya kandidat yang kemudian disepakati secara aklamasi.
Baca Lainnya :
- Antrean Panjang SKCK PPPK di Palu, Polisi Layani hingga 200 Pemohon Per Hari
- Joy Sailing TNI AL di Teluk Palu, Selaraskan Program Berani Tangkap Banyak dengan Asta Cita Presiden
- 60 Karya Jurnalis Dipamerkan di Palu, Angkat Semangat Bangkit dari Bencana
- Rasera Project: Aksi Siswa SMA 5 Palu Jadi Kritik Keras Pendidikan di Sulteng
- YAMMI Desak Polda Sulteng Transparan dalam Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PT BDW
Dalam sambutannya, Fathur menegaskan dirinya tidak ingin disebut sebagai ketua, melainkan pelayan bagi seluruh insan olahraga.
“Saya datang bukan untuk dilayani, tapi untuk melayani. Melayani cabang olahraga, kabupaten/kota, para atlet, dan masyarakat olahraga Sulteng,” ujarnya.
Fathur kemudian memaparkan visi, misi, dan program strategis bertajuk “Panca Juara”. Konsep itu berfokus pada tata kelola organisasi transparan dan akuntabel, pembinaan atlet berjenjang dari kabupaten/kota hingga cabang olahraga, pemanfaatan teknologi dan sport science, serta dorongan prestasi bagi cabor yang belum aktif.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan olahraga untuk mendukung kontribusi Sulteng pada pencapaian Indonesia Emas 2045.
Selain itu, Fathur menyoroti pentingnya penataan organisasi dengan prinsip “the right man on the right place”. Ia menolak praktik titip nama tanpa kinerja, serta menegaskan setiap pengurus wajib bekerja.
Ia juga menyinggung soal anggaran dan menyampaikan komitmen bersama Gubernur Sulteng untuk memperkuat dukungan bagi atlet, termasuk target mengembalikan atlet asal Sulteng yang kini memperkuat provinsi lain.
“Mulai besok, saya akan meluncurkan program transparansi data melalui website, sekaligus membentuk formatur kepengurusan agar roda organisasi segera berjalan. Tidak ada waktu untuk berlama-lama, semua harus kerja,” tegasnya.
Fathur Razaq yang baru berusia 26 tahun tercatat sebagai ketua KONI termuda dalam sejarah Sulawesi Tengah. Dengan rekam jejak organisasi yang panjang, mulai dari menjadi pencipta sekaligus Ketua Umum pertama HIPMI PT UGM (2017–2019), Sekretaris Umum IMBI Sulsel (2024–2028), Bendahara Umum HIPMI Sulteng (2024–2027), Koordinator Rembuk Pemuda Sulteng (2025–2030), Ketua Pertina Sulteng (2025–2029), hingga Ketua HDCI Kota Palu (2025–2028).
Ia menutup sambutannya dengan janji membangun prestasi olahraga Sulteng.
“Cita-cita, visi, dan misi saya jelas, membangun olahraga Sulteng yang berprestasi. Tidak ada lagi organisasi yang jalan di tempat. Semua harus bekerja,” pungkasnya. (Bim/Nl)










