- Irjen Rizal Irawan Resmi Ditunjuk Jadi Kapolda Sulteng, Gantikan Irjen Nasri
- Pemerintah Pangkas Antrean Haji, dari 49 Tahun Kini Jadi 14 Tahun
- Pajak Usaha Kuliner di Palu Turun Jadi 5 Persen, Berlaku untuk Warung hingga Lapak Non-Permanen
- Viral, Surat Resmi Bupati Sigi ke Menteri PU Jadi Bungkus Nasi Pecel di Jakarta, Bupati: Saya Sedih
- Jembatan Berani di Masungkang Banggai Diresmikan, Buka Akses Pendidikan dan Mobilitas Warga
- Kursi Menteri hingga Kapolri Berganti, Ini Daftar Reshuffle Terbaru yang Dilantik Prabowo
- Keren! Band Metal Asal Palu Ini Selipkan Bahasa Kaili hingga Gimba di Album Devastation Manifest
- Bangkep Diguncang Dua Kali Gempa Magnitudo 4,7, Tercatat di Sekitar Sesar Balantak
- Mulai 2027, Pajak Penghasilan Pekerja Bergaji di Bawah Rp10 Juta Ditanggung Pemerintah
- Mengurus Rumah Bukan Cuma Urusan Ibu, BPS Catat Ada 35 Ribu Bapak Rumah Tangga di Sulteng
AMSI Sulteng Sesalkan Sikap Komika Ichal Kate, Tak Mau Konfirmasi Tapi Lecehkan Media

Keterangan Gambar : Logo AMSI Sulteng. (Foto: IST)
Likeindonesia.com, PALU – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulawesi Tengah menyesalkan sikap komika Ichal Kate yang dinilai arogan dan menyudutkan media dalam unggahan di media sosial. Hal ini terkait dengan pemberitaan tentang gugatan antara Direktur PT Kate Media Group, Moh Ridwan, terhadap Kate Manajemen terkait rencana pertunjukan Stand Up Comedy Tour Raim Laode di Palu.
Dalam unggahan yang ramai jadi sorotan, Ichal Kate menegaskan bahwa konser Raim Laode sama sekali tidak batal seperti yang sebelumnya diberitakan sejumlah media. Ia menyebut bahwa kabar mengenai dugaan pembatalan hanyalah spekulasi tanpa dasar. Ichal menekankan, tur “Komang” yang digelar pada 22 Agustus tetap berlangsung sesuai rencana.
Baca Lainnya :
- 12 Perusahaan Tambang Komit Perbaiki Jalan Ganda-Ganda–Toi di Morut Usai Didorong Gubernur
- Gubernur Anwar Hafid: Jangan Biarkan Masyarakat Rugi karena Aktivitas Tambang
- Tiga Perusahaan Nikel di Morut Diduga Serobot Lahan Warga
- Mahasiswa Untad Adu Bakat Jadi News Anchor di Pekan Ilmu Komunikasi
- Kolaborasi KPID–Balmon, Jaga Frekuensi dan Konten Siaran di Sulteng
"Teruntuk media-media yang kemarin bilang acaranya Raim Laode dinyatakan apa, diduga-duga batal itu, Dimana sekarang, saya kasih kamu free pass. Karena acaranya Raim Laode tetap jalan. Acaranya Show, Komang, Tur, Raim Laode yang diseri di tanggal 22 Agustus, tetap jalan. Yang Mbak duga-duga kemarin itu memang cuma tugasnya berduga. Tidak kasih fakta. Jadi acaranya Raim Laode tetap jalan. Oke? Sudah jelas? Yang Mbak beritakan kemarin itu yang bilang diduga-duga, eh? Kamu tandai dia punya Instagram. Kamu kirim ke Instagram itu, media-media itu. Kamu kirim sekarang ini story, ya? Kamu bilang komunikasi free pass sama kamu orang. Kamu datang lihat itu acara. Itu acara tetap jalan. Tidak diduga-duga batal. Tidak seperti yang kamu beritakan," ujar Ichal Kate melalui unggahan video pada akun TikTok pribadinya, dikutip Kamis (21/8/2025).
Ketua AMSI Sulteng, Mohammad Iqbal, mengatakan, postingan Ichal Kate tersebut sangat tendensius dan tidak beradab. Menurutnya, sebagai figur publik, Ichal seharusnya mengedepankan komunikasi yang santun.
"Kami memandang postingan Ichal Kate itu sangat tendensius dan tidak mengedepankan kesantunan. Tugas media memang memberitakan segala sesuatu yang sifatnya informasi. Berita-berita yang menyebut dugaan akan batalnya show Raim Laode di Palu sudah memenuhi kaidah jurnalistik, karena informasi itu berisi gugatan antarpihak," tegas Iqbal.
Beberapa media juga menyebut, Ichal Kate sendiri tidak mau merespons konfirmasi yang dilakukan media.
Iqbal berharap, Ichal Kate dan para influencer serta pesohor lokal lainnya tidak membangun narasi yang menyudutkan media. Sebaliknya, mereka seharusnya merangkul media agar bisa bekerja sama untuk menyukseskan acara.
AMSI Sulteng menilai narasi yang dikeluarkan oleh Ichal Kate tidak mencerminkan dirinya sebagai figur publik lokal yang seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat. (Bim/Nl)




_2.jpg)





