- 428 Gempa Terjadi di Sulteng dalam Sepekan
- Bantuan untuk Korban Gempa di Sulteng Bertambah, PT Donggi Senoro LNG Serahkan Kasur hingga Selimut
- Tiga Wilayah Sulteng Diguncang Gempa pada 1 Juli, Terkuat di Sigi
- Ini Daerah dengan Pengeluaran Makanan dan Minuman Jadi Tertinggi di Sulteng, Palu dan Poso Teratas
- Harganas 2026, Orang Tua di Sulteng Diminta Bijak Dampingi Anak Gunakan Gawai
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
428 Gempa Terjadi di Sulteng dalam Sepekan
.jpg)
Keterangan Gambar : Peta aktivitas gempa bumi di wilayah Sulawesi Tengah pada 26 Juni-2 Juli 2026. (Foto: Dok. BMKG Stasiun Geofisika Palu)
Likeindonesia.com, PALU – BMKG Stasiun Geofisika Palu mencatat sebanyak 428 aktivitas gempa bumi terjadi di wilayah Sulawesi Tengah selama sepekan, yakni pada periode 26 Juni hingga 2 Juli 2026.
Berdasarkan laporan yang dirilis BMKG, dari total 428 kejadian tersebut, 395 gempa memiliki magnitudo di bawah 3, sedangkan 33 gempa berkekuatan magnitudo 3 hingga 4. Dari jumlah tersebut, tiga gempa dilaporkan dirasakan oleh masyarakat.
Baca Lainnya :
- Bantuan untuk Korban Gempa di Sulteng Bertambah, PT Donggi Senoro LNG Serahkan Kasur hingga Selimut
- Tiga Wilayah Sulteng Diguncang Gempa pada 1 Juli, Terkuat di Sigi
- Ini Daerah dengan Pengeluaran Makanan dan Minuman Jadi Tertinggi di Sulteng, Palu dan Poso Teratas
- Harganas 2026, Orang Tua di Sulteng Diminta Bijak Dampingi Anak Gunakan Gawai
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
Frekuensi gempa yang terjadi setiap hari meliputi:
- 26 Juni: 86 kejadian
- 27 Juni: 60 kejadian
- 28 Juni: 77 kejadian
- 29 Juni: 32 kejadian
- 30 Juni: 49 kejadian
- 1 Juli: 69 kejadian
- 2 Juli: 55 kejadian
Secara keseluruhan, jumlah aktivitas gempa pada periode tersebut mengalami penurunan dibandingkan pekan sebelumnya, yakni 19–25 Juni 2026, yang tercatat mencapai 789 kejadian. (nul)









