- 35 Tahun Menanti, Timnas Indonesia Akhirnya Angkat Trofi FIFA ASEAN Cup 2026
- Kualitas Udara Palu Memburuk, BMKG Sebut Ada Pengaruh Polutan dari Papua Selatan
- Pemprov Sulteng Siapkan Venue Kapasitas 50 Ribu Orang di Hutan Kota Palu untuk Pesparawi 2029
- Irjen Rizal Irawan Resmi Ditunjuk Jadi Kapolda Sulteng, Gantikan Irjen Nasri
- Pemerintah Pangkas Antrean Haji, dari 49 Tahun Kini Jadi 14 Tahun
- Pajak Usaha Kuliner di Palu Turun Jadi 5 Persen, Berlaku untuk Warung hingga Lapak Non-Permanen
- Viral, Surat Resmi Bupati Sigi ke Menteri PU Jadi Bungkus Nasi Pecel di Jakarta, Bupati: Saya Sedih
- Jembatan Berani di Masungkang Banggai Diresmikan, Buka Akses Pendidikan dan Mobilitas Warga
- Kursi Menteri hingga Kapolri Berganti, Ini Daftar Reshuffle Terbaru yang Dilantik Prabowo
- Keren! Band Metal Asal Palu Ini Selipkan Bahasa Kaili hingga Gimba di Album Devastation Manifest
35 Tahun Menanti, Timnas Indonesia Akhirnya Angkat Trofi FIFA ASEAN Cup 2026

Keterangan Gambar : Timnas senior mengangkat trofi juara FIFA ASEAN Cup 2026. (Foto: @timnasindonesia/Instagram)
Likeindonesia.com, JAKARTA - Timnas Indonesia akhirnya mengakhiri penantian panjang selama 35 tahun untuk kembali meraih gelar juara di level senior. Skuad Garuda berhasil mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand di final yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senin (5/10/2026) malam.
Indonesia menang 4-2 melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Kemenangan tersebut sekaligus memutus penantian panjang Indonesia sejak terakhir kali menjadi juara pada SEA Games 1991.
Baca Lainnya :
- Kemenag Bakal Gelar Nikah Massal di Seluruh Kota, Gratis Biaya Make Up hingga Mahar
- Neo Japan Peringatkan: Ulah Oknum WNI Bisa Tutup Peluang Ribuan Pekerja di Jepang
- Atlet PON Riau Kecewa, Bonus Tak Cair Sementara Bocah Aura Farming Dapat Rp20 Juta
- Pendiri Twitter Luncurkan Bitchat, Solusi Komunikasi Saat Internet Mati
- Tarif 32 Persen AS Mengancam Industri RI, Presiden Kirim Menko Perekonomian Untuk Negosiasi
Saat itu, ketika SEA Games masih mempertandingkan Timnas level senior, Indonesia juga mengalahkan Thailand melalui drama adu penalti dengan skor 4-3.
Indonesia sebenarnya sempat kembali meraih medali emas sepak bola putra SEA Games pada 2023 di Kamboja. Namun, gelar tersebut tidak dihitung sebagai prestasi Timnas senior karena skuad yang bertanding merupakan Timnas U-23.
Penantian gelar Indonesia di level senior juga terjadi di Piala AFF. Sejak turnamen tersebut digelar pada 1996, Timnas Indonesia belum pernah menjadi juara dan tercatat sebagai negara dengan jumlah runner-up terbanyak, yakni enam kali.
Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott, menjadi salah satu pemain penting dalam keberhasilan Garuda mengangkat trofi. Ia mencetak gol pada menit ke-116 yang membuat skor kembali menjadi 2-2 sebelum kemudian sukses menjalankan tugas sebagai salah satu penendang dalam adu penalti.
Usai pertandingan, Baggott mengungkapkan kebanggaannya bisa membawa Indonesia meraih gelar yang telah lama dinantikan.
“Saya sangat bangga menjadi orang Indonesia hari ini,” ujar pemain Millwall FC tersebut, dikutip dari Kompas.com.
Baggott juga menilai gelar FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan hasil kerja seluruh elemen Timnas Indonesia, termasuk pelatih dan staf yang bekerja di balik layar.
“Kemenangan ini bukan hanya milik kami yang bermain di lapangan. Ini adalah kemenangan seluruh tim dan semua staf,” katanya
Sebelum pertandingan final, Baggott menyebut pelatih sempat memutar video montase yang berisi sejumlah kekalahan Indonesia pada final sebelumnya. Tayangan tersebut menjadi pengingat perjalanan panjang Timnas sebelum akhirnya berhasil mengangkat trofi.
Baggott pun menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa perjuangan panjang Indonesia akhirnya membuahkan hasil.
“Namun, satu hal yang pasti, kami semua mencintai negara ini dan ingin selalu mewakilinya,” tuturnya.
“Seperti yang saya katakan, saya sangat bangga menjadi orang Indonesia hari ini. Dan ya, kami adalah raja Asia Tenggara,” tandas Baggott. (nul)









