- 428 Gempa Terjadi di Sulteng dalam Sepekan
- Bantuan untuk Korban Gempa di Sulteng Bertambah, PT Donggi Senoro LNG Serahkan Kasur hingga Selimut
- Tiga Wilayah Sulteng Diguncang Gempa pada 1 Juli, Terkuat di Sigi
- Ini Daerah dengan Pengeluaran Makanan dan Minuman Jadi Tertinggi di Sulteng, Palu dan Poso Teratas
- Harganas 2026, Orang Tua di Sulteng Diminta Bijak Dampingi Anak Gunakan Gawai
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
Sehari Dinyatakan Hilang, Nelayan Balantak Ditemukan Selamat

Keterangan Gambar : Tim SAR gabungan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu telah melakukan pencarian sejak pagi hari dengan membagi area menggunakan RIB Basarnas dan perahu nelayan. (Foto: Ist)
Likeindonesia.com, Banggai Kepulauan – Seorang nelayan asal Balantak, Kabupaten Banggai, bernama Safar, yang sempat dilaporkan hilang di perairan Pulau Bone Uliuno, Banggai Kepulauan, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat oleh nelayan setempat pada Senin (28/10/2025).
Korban ditemukan di koordinat 1°05.300’S–123°24.910’E, atau sekitar 23 mil laut dari lokasi kejadian awal (LKP). Saat ditemukan, Safar dalam kondisi sadar meski tampak lemah. Ia kemudian dievakuasi ke Desa Talima, Kecamatan Balantak, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Baca Lainnya :
- Diterpa Badai, Nelayan Asal Balantak Terjatuh ke Laut dan Hilang, Tim SAR Lakukan Pencarian
- Bangkep, Sigi, Tolitoli, dan Poso Diguncang Gempa Hari Ini
- Ketua TPP Bangkep, Doni Modady: Pemda Segera Evaluasi SPPG Terkait Dugaan Keracunan Makanan
- Polres Bangkep Segel Tempat MBG Usai Pelajar Keracunan Massal
- Diduga Keracunan Akibat MBG, Ratusan Siswa di Bangkep Dilarikan ke RS
Tim SAR gabungan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu telah melakukan pencarian sejak pagi hari dengan membagi area menggunakan RIB Basarnas dan perahu nelayan.
Operasi berlangsung sesuai rencana hingga pukul 16.25 Wita, ketika tim menerima informasi dari nelayan setempat mengenai penemuan korban dalam kondisi selamat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan misi tersebut.
“Alhamdulillah korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR dan masyarakat nelayan yang turut membantu dalam proses pencarian,” ujarnya.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup, dan seluruh unsur potensi SAR dikembalikan ke kesatuannya masing-masing. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata sinergi antara Basarnas, aparat daerah, dan masyarakat nelayan dalam misi kemanusiaan di laut. (Bim/Nl)

.jpg)








