- Harga Pertamax Kini Lebih Mahal, Naik dari Rp12.300 Jadi Rp16.250 per Liter
- Dari Sigi hingga Banggai Laut, Proyek Jalan dan Jembatan Rp604,8 Miliar Mulai Bergulir di Sulteng
- Tepati Janji, Wakil Ketua MPR RI Kunjungi Sekolah Terpencil di Parigi Moutong
- Lalampa Toboli Diproyeksikan Jadi Ikon Wisata Kuliner Sulawesi Tengah
- Sigi Jadi Tuan Rumah MTQ Sulteng 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Membumikan Nilai-Nilai Keagamaan
- Gempa Magnitudo 7,7 di Sulut, Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Wilayah Sulawesi dan Maluku
- Hadiri HUT ke-50 Tahun Transmigrasi Tinombala, Anwar Hafid Dorong Hasil Pertanian Diolah di Sulteng
- BGN Atur Ulang Sebaran Dapur MBG, Maksimal Enam per Kecamatan
- Aktivitas Lempeng Laut Sulawesi Picu Gempa Magnitudo 5,4 di Banggai
- Masyarakat Lima Desa di Sigi Gelar Morra Keke, Tradisi Memohon Turunnya Hujan
Polresta Palu Petakan Potensi Gangguan Kamtibmas Jelang Idulfitri

Keterangan Gambar : Polresta Palu petakan potensi gangguan kamtibmas jelang Idulfitri. (Foto : Humas Polresta Palu)
Likeindonesia.com, Palu - Polresta Palu bersama sejumlah unsur masyarakat mulai memetakan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kota Palu.
Pembahasan itu mengemuka dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang melibatkan tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh adat, serta perwakilan instansi terkait di Polresta Palu, Senin (9/3/2026).
Baca Lainnya :
- Dua Batalyon Infanteri Teritorial Baru Dibentuk, Berbasis di Polman dan Parigi Moutong
- ARKOM Siapkan Pilot Project Penataan Permukiman Berbasis Komunitas di Kampung Baru Palu
- Bukber Nambaso Digelar Hari Ini, Pemprov Sulteng Siapkan 10 Ribu Porsi Gratis untuk Warga
- BPOM Palu Naik Status Jadi Balai Besar, Pengawasan Obat dan Makanan di Sulteng Diperkuat
- Resmi! KONI Sulteng Serahkan SK Pengurus KONI Kota Palu, Tegaskan Tak Ada Politisasi
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antarlembaga dan masyarakat guna mengantisipasi potensi kerawanan selama Ramadan hingga momentum Lebaran, termasuk aktivitas keagamaan dan arus mudik.
Kapolresta Palu, Kombes Pol Hari Rosena, mengatakan pengamanan perayaan hari besar keagamaan tidak bisa hanya bergantung pada aparat kepolisian, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Kami mengundang tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh adat agar kita semua memiliki persepsi yang sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Idul Fitri,” ujar Kombes Pol Hari Rosena.
Ia menilai peran para tokoh masyarakat penting dalam menjaga stabilitas sosial di lingkungan masing-masing, terutama dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini.
“Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga Kota Palu agar tetap aman dan kondusif, sehingga masyarakat bisa menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan tenang,” tambahnya.
Selain memetakan potensi kerawanan, pertemuan tersebut juga menjadi ruang dialog bagi para peserta untuk menyampaikan berbagai masukan terkait situasi keamanan di masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan selama Ramadan dan kesiapan pengamanan menjelang arus mudik Lebaran.
Melalui koordinasi tersebut, aparat keamanan bersama pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat menjaga stabilitas keamanan di Kota Palu selama periode Ramadan hingga perayaan Idul Fitri. (Rul/Nl)










