- Bantuan untuk Korban Gempa di Sulteng Bertambah, PT Donggi Senoro LNG Serahkan Kasur hingga Selimut
- Tiga Wilayah Sulteng Diguncang Gempa pada 1 Juli, Terkuat di Sigi
- Ini Daerah dengan Pengeluaran Makanan dan Minuman Jadi Tertinggi di Sulteng, Palu dan Poso Teratas
- Harganas 2026, Orang Tua di Sulteng Diminta Bijak Dampingi Anak Gunakan Gawai
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
Instruksi PP Muhammadiyah: Dana Infak Jumat di Semua Masjid Dialihkan untuk Korban Banjir Sumatra

Keterangan Gambar : Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir. (Foto: Dok. Media dan Komunikasi Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah)
Likeindonesia.com, Jakarta - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menginstruksikan agar dana infak salat Jumat di seluruh masjid Persyarikatan Muhammadiyah dialihkan untuk membantu korban banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Instruksi ini berlaku untuk infak Jumat pada tanggal 12, 19, dan 26 Desember 2025.
Baca Lainnya :
- Mensos Minta Influencer dan Artis Izin Dulu Sebelum Buka Donasi Bencana
- Sederet Artis Dukung Pandawara, Siap Patungan Beli Hutan
- Cina Bangun Pabrik Kelapa Senilai Rp1,6 Triliun di Morowali, Rampung 2026
- Siap-siap Liburan! Ini Jadwal Libur Akhir Tahun 2025 untuk PNS, Karyawan, dan Anak Sekolah
- Aceh Diguncang Gempa 5,4 SR, Terasa hingga Aceh Selatan
Dalam surat edaran yang dikeluarkan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar menjelaskan bahwa instruksi ini ditujukan kepada seluruh jajaran pimpinan Muhammadiyah di berbagai tingkatan, mulai dari wilayah, daerah, cabang, ranting, hingga cabang istimewa dan ranting di tanah air maupun mancanegara.
Selain itu, instruksi ini juga mencakup seluruh amal usaha Muhammadiyah serta takmir masjid di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah.
Haedar mengatakan, dana infak yang dihimpun akan disalurkan melalui Lazis dan lembaga resiliensi bencana di semua tingkatan agar penyalurannya tepat sasaran.
"Pelaksanaannya dikoordinasikan melalui Lazis dan lembaga resiliensi bencana di semua tingkatan sehingga dapat terlaksana dengan tepat dan terkoordinasi yang baik," ujarnya, dikutip dari keterangan pers Media dan Komunikasi Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Kamis (11/12/2025).
Haedar mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk mengeluarkan infak seoptimal mungkin sebagai bentuk solidaritas dan persaudaraan kepada saudara-saudara yang terdampak musibah banjir dan tanah longsor di berbagai daerah, khususnya di Sumatra.
"Karena itulah yang dapat kita lakukan sebagai bagian dari dan wujud persaudaraan kita terhadap saudara-saudara kita yang tertimpa dan terdampak oleh musibah banjir, tanah longsor, dan lain-lain di berbagai daerah khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat," tuturnya.
Pelaporan penghimpunan dan penyaluran dana ini juga diminta untuk dilakukan secara transparan dan dilaporkan kepada pimpinan Persyarikatan di atasnya. (Nul/Nl)










