- Peringatan 1 Muharram di Sulteng, Ribuan Jemaah Panjatkan Doa untuk Keselamatan Daerah
- Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Tembus 910 Kali hingga Jumat Pagi
- Korban Jiwa Akibat Gempa M 6,7 di Sigi Bertambah Jadi Tiga Orang
- Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Pantai Talise Masih dalam Penyelidikan Polisi
- Lantik Pengurus Baru KONI Palu, Fathur Razaq Minta Pembinaan Atlet Diperkuat
- Gubernur Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa di Sigi, Parimo, Poso, dan Palu Selama 7 Hari
- Hingga Rabu Malam, Total Gempa Susulan M 6,7 Tembus 612 Kali
- Sumber Air Tertutup Longsor Pascagempa, Gubernur Sulteng Pastikan Kebutuhan Warga di Sigi Terpenuhi
- Jumlah Warga Terdampak Gempa di Sigi Capai Ribuan, 1 Korban Jiwa dan 1.360 Rumah Rusak
- Fokus Penanganan Pascagempa, Wagub Sulteng Sambangi RS dan Warga Terdampak
Hujan Lebat Picu Banjir, Jalur Air di Parigi Barat Perlu Dinormalisasi

Keterangan Gambar : Banjir di Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong. (Foto: Pusdalops BPBD Sulteng)
Likeindonesia.com, Parigi Moutong — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Jumat (10/10/2025) sore, mengakibatkan banjir di dua desa di Kecamatan Parigi Barat, masing-masing Desa Baliara dan Desa Air Panas.
Banjir terjadi sekitar pukul 17.30 WITA setelah curah hujan tinggi membuat air meluap dan menggenangi jalan desa serta permukiman warga di sejumlah titik.
Baca Lainnya :
- Air Meluap ke Permukiman, Banjir Genangi Dua Desa di Parigi Moutong
- Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Melonguane, Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Titik Sulut
- Jembatan di Desa Bungkudu Buol Putus Dihantam Banjir, Akses Warga Terputus
- Jembatan di Desa Bungkudu Buol Putus Dihantam Banjir, Akses Warga Terputus
- Banjir dan Longsor Landa Tojo Una-Una, Akses Jalan Trans Ampana–Poso Sempat Terputus
Di Desa Baliara, air sempat menutup akses jalan utama, sementara di Desa Air Panas masih dilakukan pendataan terkait dampak yang ditimbulkan.
Meski genangan air meluas, tidak ada laporan korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat peristiwa tersebut.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Parigi Moutong bersama BPBD Provinsi Sulawesi Tengah telah turun ke lokasi untuk melakukan assessment serta berkoordinasi dengan aparat desa setempat dalam penanganan awal.
BPBD juga mencatat kebutuhan mendesak saat ini adalah normalisasi jalur air di Desa Baliara, guna memperlancar aliran dan mencegah luapan kembali jika hujan turun dengan intensitas tinggi.
Hingga malam hari, banjir di Desa Baliara dilaporkan telah surut, sementara situasi di Desa Air Panas berangsur normal.
Laporan ini bersumber dari TRC dan Pusdalops BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, BPBD Kabupaten Parigi Moutong, serta aparat Desa Baliara. (Rul/Nl)










