- Guru Viral Perbaiki Pintu Kelas di Sekolah Terpencil Parimo Dapat Apresiasi dari Pemprov Sulteng
- Disambut KONI Sulteng, Atlet ASKI Pulang Bawa Dua Medali Emas dari Kejurnas di Jakarta
- Hari Kartini ke-147, Perempuan Sulteng Diajak Jadi Penggerak dari Keluarga hingga Pembangunan Daerah
- Berani Gowes, Komunitas Sekte Sepeda Tuntaskan 600 Km Luwuk–Palu dalam 6 Hari
- Rico Djanggola Siap Implementasikan Arahan Presiden Terkait Dukungan Asta Cita
- Harga LPG Non Subsidi Naik Serentak, Tabung 12 Kg di Sulteng Tembus Rp 230 Ribu
- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
Di Sulteng, Warga Palu dan Banggai Tercatat Paling Jarang Merokok

Keterangan Gambar : Ilustrasi seseorang memegang rokok. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, Palu - Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah, Kota Palu dan Kabupaten Banggai menjadi daerah dengan persentase perokok terendah di Sulawesi Tengah. Angka ini menempatkan keduanya sebagai daerah yang paling jarang merokok dibanding kabupaten/kota lain di Sulteng.
Data tersebut bersumber dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025 yang memetakan kebiasaan merokok penduduk usia 15 tahun ke atas di berbagai daerah. Secara rata-rata, persentase penduduk Sulteng yang merokok setiap hari mencapai 25,49 persen.
Baca Lainnya :
- Polda Sulteng Kirim 30 Ton Beras dan Rp500 Juta untuk Korban Banjir di Sumatra
- Kondisi Jalan di Sulteng Akan Didokumentasikan Titik per Titik Mulai Awal 2026
- BMKG Imbau Warga Sulteng Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem
- Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pencurian Kabel EWS di Palu
- Tukang Sapu TKA Cina di IMIP Digaji Hampir Rp19 Juta per Bulan
Palu dan Banggai berada jauh di bawah angka tersebut. Di Palu, hanya 16,91 persen warga yang merokok setiap hari, sementara di Banggai persentasenya tercatat 21,24 persen.
Sementara itu, Kabupaten Tojo Una-Una menjadi wilayah dengan jumlah perokok tertinggi, dengan 33,79 persen warga merokok aktif setiap hari.
Berikut rincian persentase perokok harian di wilayah Sulteng menurut data BPS Sulteng:
- Tojo Una-Una: 33,79 persen
- Morowali: 30,19 persen
- Morowali Utara: 29,95 persen
- Sigi: 29,94 persen
- Parigi Moutong: 28,99 persen
- Buol: 28,55 persen
- Poso: 27,27 persen
- Donggala: 25,43 persen
- Toli-Toli: 23,47 persen
- Banggai Kepulauan: 22,90 persen
- Banggai Laut: 22,59 persen
- Banggai: 21,24 persen
- Palu: 16,91 persen
Data ini menunjukkan bahwa meskipun tingkat merokok di Sulawesi Tengah masih cukup tinggi, terdapat daerah seperti Palu dan Banggai yang memiliki tingkat perokok jauh lebih rendah dibandingkan wilayah lain. (Nl/Nl)










