- Guru Viral Perbaiki Pintu Kelas di Sekolah Terpencil Parimo Dapat Apresiasi dari Pemprov Sulteng
- Disambut KONI Sulteng, Atlet ASKI Pulang Bawa Dua Medali Emas dari Kejurnas di Jakarta
- Hari Kartini ke-147, Perempuan Sulteng Diajak Jadi Penggerak dari Keluarga hingga Pembangunan Daerah
- Berani Gowes, Komunitas Sekte Sepeda Tuntaskan 600 Km Luwuk–Palu dalam 6 Hari
- Rico Djanggola Siap Implementasikan Arahan Presiden Terkait Dukungan Asta Cita
- Harga LPG Non Subsidi Naik Serentak, Tabung 12 Kg di Sulteng Tembus Rp 230 Ribu
- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
Polda Sulteng Kirim 30 Ton Beras dan Rp500 Juta untuk Korban Banjir di Sumatra

Keterangan Gambar : Truk berisi bantuan logistik dari Polda Sulteng untuk korban banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra, meliputi Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh.
Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Endi Sutendi menyampaikan bahwa bantuan itu dilepas oleh Polda Sulteng bersama Bhayangkari sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban bencana.
Baca Lainnya :
- Kondisi Jalan di Sulteng Akan Didokumentasikan Titik per Titik Mulai Awal 2026
- BMKG Imbau Warga Sulteng Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem
- Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pencurian Kabel EWS di Palu
- Tukang Sapu TKA Cina di IMIP Digaji Hampir Rp19 Juta per Bulan
- 13 Ribu Lebih Warga Sulteng Terindikasi Terlibat Judi Online, Transaksi Capai Rp21 Miliar
“Pada hari ini, keluarga besar Polda Sulawesi Tengah bersama Bhayangkari telah melepas bantuan kemanusiaan untuk korban bencana banjir dan tanah longsor di tiga wilayah, yakni Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat,” ujar Endi dihadapan awak media, Kamis (4/12) siang.
Ia menjelaskan, bencana yang terjadi di wilayah tersebut telah menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar dan masih menyisakan duka mendalam bagi masyarakat.
Kapolda Sulteng menyebut data sementara yang diterima Polda Sulteng menunjukkan jumlah korban meninggal dunia mencapai ratusan orang, sementara ratusan lainnya masih dinyatakan hilang.
“Data sementara yang kami terima, jumlah korban meninggal dunia tercatat sekitar 700 orang lebih. Sementara yang masih dinyatakan hilang diperkirakan sekitar 500 orang lebih,” katanya.
Selain korban jiwa, dampak bencana juga dirasakan oleh ribuan warga yang kehilangan tempat tinggal, akses layanan dasar, serta mata pencaharian.
Karena itu, Polda Sulteng mengirimkan bantuan logistik dalam jumlah besar untuk mendukung kebutuhan dasar para korban di pengungsian.
Jenis bantuan yang disalurkan antara lain beras sebanyak 30 ton, selimut 1.500 buah, alas tidur atau tikar 1.500 buah, mi instan 3.000 dus, air mineral 3.000 dus, perlengkapan bayi sekitar 3.000 dus, serta obat-obatan dan kebutuhan lainnya.
Selain itu, disertakan pula bantuan dana tunai sebesar sekitar Rp500 juta.
Ia menegaskan, bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat yang terdampak.
“Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di daerah tersebut,” tuturnya.
Selain menyalurkan bantuan logistik, Polda Sulteng juga mengerahkan personel untuk mengawal dan mendistribusikan bantuan menuju daerah tujuan.
Namun, terkait kemungkinan pengiriman personel tambahan ke wilayah terdampak, ia menyampaikan Polda Sulteng masih menunggu arahan dari pusat.
Ia menjelaskan bahwa Mabes Polri telah terlebih dahulu mengirim tim guna mendukung penanganan bencana di lokasi terdampak, terutama tenaga kesehatan dan sarana pendukung lainnya.
“Untuk saat ini, kami masih menunggu perintah dari pusat. Dari Mabes Polri sendiri sudah mengirimkan tim untuk memback-up atau BKO di wilayah terdampak, khususnya dari tenaga kesehatan, dokter, serta sarana transportasi dan pendukung lainnya,” jelasnya.
Bantuan dari Polda Sulteng diberangkatkan secara bertahap dan dikawal oleh personel kepolisian guna memastikan seluruh logistik tiba dengan aman dan tepat sasaran ke lokasi pengungsian di Pulau Sumatra. (Rul/Nl)










