- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
- Gubernur Anwar Hafid Ungkap Rencana Alun-alun Ikonik di Palu, Konsepnya Mirip Halaman Istana Negara
- Nambaso Fest 2026 Resmi Dibuka, Digelar Meriah Tanpa Membebani Anggaran Daerah
- HUT ke-62 Sulteng, Gubernur Tekankan Pemerataan Kesejahteraan di Seluruh Daerah
- Turun Langsung ke Desa Dalaka, Gubernur Sulteng Tancap Gas Perbaiki Jalan dan Layanan Warga
- Liga 4 Piala Gubernur Sulteng Resmi Bergulir, Talenta Muda Didorong Berprestasi Lewat Sepak Bola
Dari Palu hingga Morowali, Ini 5 Daerah dengan Kasus Perceraian Terbanyak di Sulteng

Keterangan Gambar : Ilustrasi ketuk palu perceraian. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, PALU – Angka perceraian di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) sepanjang tahun 2024 tercatat cukup tinggi. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung (Dirjen Badilag MA) yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sulteng, total ada 3.862 kasus perceraian di wilayah ini.
Dari jumlah tersebut, 3.122 merupakan cerai talak (permohonan dari suami) dan 740 merupakan cerai gugat (permohonan dari istri).
Baca Lainnya :
- Warga Binaan di Sulteng Didorong Kelola Lahan Pertanian Produktif
- Aliansi Mahasiswa Bungku Tengah Masuk Gedung DPRD Sulteng, Tuntut Penghentian Tambang PT BAP dan DSN
- Barantan Sulteng Gelar Vaksinasi Rabies Gratis, Tekan Risiko Penularan di Daerah Endemis
- Rasio Dokter Masih Jauh dari Ideal, Unismuh Palu Hadirkan Fakultas Kedokteran
- Taekwondo Putra Sulteng Raih Perunggu di Hari Perdana PON Bela Diri 2025
Berdasarkan sebarannya, kasus perceraian paling banyak terjadi di daerah perkotaan dan wilayah dengan aktivitas ekonomi yang cukup padat. Kota Palu menjadi daerah dengan jumlah perceraian tertinggi di Sulteng, diikuti oleh Kabupaten Banggai dan Parigi Moutong.
Berikut lima daerah dengan jumlah perceraian terbanyak di Sulawesi Tengah selama tahun 2024:
- Kota Palu – 773 kasus (627 cerai talak, 146 cerai gugat)
- Kabupaten Banggai – 558 kasus (439 cerai talak, 119 cerai gugat)
- Kabupaten Parigi Moutong – 509 kasus (420 cerai talak, 89 cerai gugat)
- Kabupaten Donggala – 475 kasus (390 cerai talak, 85 cerai gugat)
- Kabupaten Morowali – 392 kasus (312 cerai talak, 80 cerai gugat)
Data ini menunjukkan bahwa Kota Palu menjadi daerah dengan angka perceraian tertinggi di Sulteng, disusul oleh Banggai dan Parigi Moutong. (Nl/Nl)










