- Disambut KONI Sulteng, Atlet ASKI Pulang Bawa Dua Medali Emas dari Kejurnas di Jakarta
- Hari Kartini ke-147, Perempuan Sulteng Diajak Jadi Penggerak dari Keluarga hingga Pembangunan Daerah
- Berani Gowes, Komunitas Sekte Sepeda Tuntaskan 600 Km Luwuk–Palu dalam 6 Hari
- Rico Djanggola Siap Implementasikan Arahan Presiden Terkait Dukungan Asta Cita
- Harga LPG Non Subsidi Naik Serentak, Tabung 12 Kg di Sulteng Tembus Rp 230 Ribu
- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
Angin Puting Beliung Terjang Desa Bajugan, 8 KK Terdampak

Keterangan Gambar : Rumah warga di Desa Bajugan, Kecamatan Galang, Kabupaten Toli-Toli, terdampak angin puting pada Sabtu (6/12/2025). (Foto: Foto : Pusdalops BPBD Sulteng)
Likeindonesia.com, Tolitoli – Angin puting beliung melanda Desa Bajugan, Kecamatan Galang, Kabupaten Toli-Toli, Sulawesi Tengah, pada Sabtu (6/12/2025), sekitar pukul 11.35 WITA.
Kejadian ini dipicu oleh cuaca ekstrem yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Toli-Toli, khususnya di Kecamatan Galang.
Baca Lainnya :
- Pemerintah Hapus Kredit Macet UMKM yang Terdampak Banjir Bandang di Sumatra
- Banjir Setinggi 3 Meter Lumpuhkan Aceh dan Deli Serdang, Ribuan Warga Mengungsi
- . /Raiden ganteng Ft ./Kuncen Haxor
- BMKG: Megathrust Tolitoli–Buol Potensi Ilmiah, Bukan Ancaman Langsung
- Banjir Tolitoli Kini Surut, Warga Mulai Bersihkan Rumah
Berdasarkan data sementara, dampak bencana tersebut dirasakan oleh delapan kepala keluarga atau 28 jiwa.
Hingga saat ini, jumlah pengungsi serta kemungkinan adanya korban jiwa masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan.
Tim terkait sedang melakukan asesmen di lokasi kejadian untuk memastikan tingkat kerusakan dan kebutuhan warga terdampak.
Koordinasi telah dilakukan dengan BPBD Kabupaten Toli-Toli serta aparat Desa Bajugan untuk mempercepat proses pendataan dan penanganan awal.
Sementara itu, kondisi cuaca ekstrem masih terpantau di wilayah terdampak. Kebutuhan mendesak bagi warga belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil pendataan lanjutan oleh petugas.
Informasi kejadian diperoleh dari aparat Desa Bajugan, TRC BPBD Kabupaten Toli-Toli, serta TRC dan Pusdalops BPBD Provinsi Sulawesi Tengah. (Rul/Nl)










