- Arab Saudi Salurkan 100 Ton Kurma ke Indonesia Jelang Ramadan, Siap Dibagi ke Masjid hingga Kampus
- Pre Launching Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Dua Rute Baru Segera Dibuka
- Menkeu Purbaya Siapkan Rp55 Triliun untuk THR ASN 2026, Target Cair Awal Ramadan
- Viral! Siswi MTs di Sigi Minta Menu MBG Dibuat Enak untuk Kado Ulang Tahun Ayahnya
- Johnny Limbunan Cup ke-18 Resmi Bergulir, Wadah Pembinaan Atlet Sulteng
- Sulteng Disambar 26.003 Petir dalam Sepekan, 10 Februari Paling Tinggi
- Aksi Bersih Serentak di Pantai Kampung Nelayan dan Pasar Masomba, 3 Ton Sampah Diangkut
- Jembatan Palu IV dan Elevated Road Resmi Dibuka, Warga Sudah Bisa Melintas
- Sesar Palu Koro Aktif, Donggala Tiga Kali Diguncang Gempa
- Denda Tunggakan BPJS Kelas 3 Akan Dihapus, Perpres Disiapkan
Sehari Dinyatakan Hilang, Nelayan Balantak Ditemukan Selamat

Keterangan Gambar : Tim SAR gabungan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu telah melakukan pencarian sejak pagi hari dengan membagi area menggunakan RIB Basarnas dan perahu nelayan. (Foto: Ist)
Likeindonesia.com, Banggai Kepulauan – Seorang nelayan asal Balantak, Kabupaten Banggai, bernama Safar, yang sempat dilaporkan hilang di perairan Pulau Bone Uliuno, Banggai Kepulauan, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat oleh nelayan setempat pada Senin (28/10/2025).
Korban ditemukan di koordinat 1°05.300’S–123°24.910’E, atau sekitar 23 mil laut dari lokasi kejadian awal (LKP). Saat ditemukan, Safar dalam kondisi sadar meski tampak lemah. Ia kemudian dievakuasi ke Desa Talima, Kecamatan Balantak, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Baca Lainnya :
- Diterpa Badai, Nelayan Asal Balantak Terjatuh ke Laut dan Hilang, Tim SAR Lakukan Pencarian
- Bangkep, Sigi, Tolitoli, dan Poso Diguncang Gempa Hari Ini
- Ketua TPP Bangkep, Doni Modady: Pemda Segera Evaluasi SPPG Terkait Dugaan Keracunan Makanan
- Polres Bangkep Segel Tempat MBG Usai Pelajar Keracunan Massal
- Diduga Keracunan Akibat MBG, Ratusan Siswa di Bangkep Dilarikan ke RS
Tim SAR gabungan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu telah melakukan pencarian sejak pagi hari dengan membagi area menggunakan RIB Basarnas dan perahu nelayan.
Operasi berlangsung sesuai rencana hingga pukul 16.25 Wita, ketika tim menerima informasi dari nelayan setempat mengenai penemuan korban dalam kondisi selamat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan misi tersebut.
“Alhamdulillah korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR dan masyarakat nelayan yang turut membantu dalam proses pencarian,” ujarnya.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup, dan seluruh unsur potensi SAR dikembalikan ke kesatuannya masing-masing. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata sinergi antara Basarnas, aparat daerah, dan masyarakat nelayan dalam misi kemanusiaan di laut. (Bim/Nl)










