- Awal Musim Hujan di Indonesia Tak Serentak, Sulteng Masuk Daerah yang Mulai Hujan Oktober
- Sulteng Jadi Tuan Rumah Tanwir Muhammadiyah, Presiden Prabowo Diagendakan Hadir
- Muhammadiyah Tekankan Karhutla Tak Boleh Dinormalisasi sebagai Bencana Tahunan
- Festival Tende Ditunda, Rencana Tabligh Akbar sebagai Pengganti Disambut Baik Wamenag
- Pemprov Sulteng Siapkan Pembangunan SMKN 1 Batui, 80 Siswa Dipastikan Tetap Lanjut Sekolah
- Kabar Baik, Kabut Asap di Sulawesi Diprediksi Berkurang 5 Hari ke Depan, Ada Pengaruh Siklon Champi
- Kualitas Udara Masih Tak Sehat, Pembelajaran TK-SMP di Palu Diberlakukan secara Daring Selama 3 Hari
- Pemerintah Resmi Tunda Batas Wajib Sertifikasi Halal hingga Oktober 2028
- Warga Sulteng Diimbau Perkuat Doa dan Ibadah Hadapi Kabut Asap
- Udara Palu Makin Memburuk, PM2.5 Capai 205 Mikrogram dan Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
NTB Tempati Posisi Tiga Besar Daerah Penghasil Tembakau Nasional

Keterangan Gambar : Ilustrasi perkebunan tembakau. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, Mataram – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menempati posisi tiga besar daerah penghasil tembakau terbesar di Indonesia.
Berdasarkan data Kementerian Pertanian tahun 2024, NTB memiliki luas areal tembakau mencapai 44.333 hektare dengan total produksi daun tembakau kering sebanyak 77.345 ton.
Baca Lainnya :
- Bukan Palu, Bangkep dan Balut Jadi Daerah Paling Gemar Membaca di Sulteng
- Lombok Naik Peringkat, Jadi Pulau Terbaik Kedua di Asia
- Tak Hanya Pertengkaran dan Ekonomi, Kebiasaan Mabuk Alkohol Jadi Alasan Cerai di Sulteng
- Dari Palu hingga Morowali, Ini 5 Daerah dengan Kasus Perceraian Terbanyak di Sulteng
- admin
Dari total 267.060 hektare lahan tembakau di Indonesia, Jawa Timur masih mendominasi dengan 147.926 hektare dan total produksi mencapai 186.509 ton, atau sekitar 55,39 persen dari total nasional.
Di posisi kedua ada Jawa Tengah dengan 54.851 hektare dan produksi 69.326 ton atau 20,54 persen.
NTB menyusul di posisi ketiga dengan kontribusi 16,60 persen terhadap total areal tembakau nasional.
Kementerian Pertanian juga mencatat, produksi tembakau nasional tahun 2024 naik signifikan menjadi 351.363 ton, meningkat dari 286.510 ton pada tahun 2023. (Nul/Nl)










