- Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda Saat Menuju Lokasi Gunung Anak Krakatau
- Harga Beras Naik di Musim Kemarau, Pemerintah Siapkan Tambahan 1 Juta Ton Beras SPHP
- Masih Terdampak Erupsi, Empat Maskapai Kembali Batalkan Penerbangan Rute Palu-Jakarta
- Bank Sulteng Keluarkan Klarifikasi Resmi Usai Karangan Bunga Viral di Palu
- Karyawan Kafe di Palu Ditemukan Tewas Terjepit di Lift Barang, Jenazah Dipulangkan ke Tada
- KONI Sulteng Mulai Matangkan Persiapan Hadapi PON Pantai 2026
- Skema Bansos Berubah! Mulai 2027, Penerima Bakal Dapat Transfer Tunai
- Penerbangan Bandara IMIP ke Palu Resmi Beroperasi, Waktu Tempuh Hanya 45 Menit
- Ratusan PPPK Nakes Sulteng Minta Kepastian Status, Gubernur Langsung Hubungi Wamenkes
- Pertamina Minta Maaf, Rencana Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi Dibatalkan
Mandi Laut Usai Subuh, Warga Palu Barat Tewas Tenggelam di Kampung Nelayan

Keterangan Gambar : Petugas Polsek Mantikulore kemudian melakukan pengamanan lokasi kejadian di Kampung Nelayan, Talise, Kota Palu, Jumat (22/5/2026). (Foto : Humas Polresta Palu)
Likeindonesia.com, PALU - Seorang warga Palu Barat meninggal dunia setelah tenggelam di perairan Pantai Kampung Nelayan, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Jumat (22/5/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Abdul Kabir dg Lira, buruh harian lepas yang tinggal di Jalan Sungai Wera, Kelurahan Ujuna, Palu Barat.
Baca Lainnya :
- Pengangguran di Palu Capai 11.577 Orang, Mayoritas Laki-laki
- 62 Pasangan di Palu Kini Punya Legalitas Resmi Usai Ikut Isbat Nikah Massal
- Gubernur Sulteng Ingatkan Perusahaan untuk Tidak Abaikan Keselamatan Pekerja
- Hardiknas 2026, Pemerintah Dorong Penerapan Deep Learning di Satuan Pendidikan
- Pembayaran Honorer di Sulteng Ditarget Tertib dan Merata, Gubernur Pastikan Tanpa Ketimpangan
Berdasarkan rilis yang diterima dari Polresta Palu, peristiwa itu disebut bermula sekitar pukul 05.15 WITA usai korban melaksanakan salat Subuh. Saat itu, Abdul Kabir mengajak istrinya, Hasnia (58), pergi ke kawasan Kampung Nelayan untuk mandi laut. Mereka tiba di lokasi sekitar pukul 06.00 WITA.
Setibanya di pantai, korban langsung turun ke laut sambil membawa jerigen plastik yang digunakan sebagai pelampung.
Namun sekitar pukul 06.30 WITA, seorang nelayan melihat korban sudah dalam kondisi terapung di permukaan air. Informasi itu kemudian disampaikan kepada Rivaldi Aruslan (20), warga Jalan Nurul Amal yang sedang berada di sekitar lokasi.
Rivaldi kemudian berenang menuju korban dan mengevakuasinya ke tepi pantai. Warga selanjutnya membawa Abdul Kabir ke RS Undata Palu untuk mendapatkan pertolongan medis.
Sayangnya, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan. Pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia.
Kapolresta Palu Kombes Pol Hari Rosena, melalui Kapolsek Mantikulore Iptu Andi Rampewali, membenarkan kejadian tersebut.
Polisi menerima laporan dari warga dan langsung mendatangi lokasi kejadian. Namun saat petugas tiba, jenazah korban lebih dahulu dibawa ke rumah sakit oleh warga.
Petugas Polsek Mantikulore kemudian melakukan pengamanan lokasi serta mengumpulkan keterangan saksi guna mengetahui penyebab pasti kejadian tenggelam tersebut. (nul)










