- 13 Wisatawan Hilang Kontak di Perairan Teluk Tomini, Kini Masih dalam Pencarian
- Akhiri Risiko Warga Menyeberang Sungai, Anwar Hafid Bangun Jembatan di Masungkang Pakai Dana Pribadi
- MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Harus Tetap Bisa Dipakai
- Baru Dilantik, Kepala BGN Siap Dengar Kritik soal MBG
- ASN Bisa Lebih Hemat, BKN Siapkan Skema Bekerja Dekat Tempat Tinggal
- Situasi di Nunu dan Anoa Berangsur Kondusif, Satu Terduga Pelaku Telah Diamankan
- Pamit Lewat Facebook, Nanik Sudaryati Deyang Umumkan Mundur sebagai Kepala BGN
- Kemenkeu Terbitkan Aturan Baru, TNI-Polri Kini Dilibatkan Awasi Wajib Pajak
- Kota Palu Jadi Daerah dengan Pengeluaran Rokok Terendah di Sulteng
- Ingin Lepas Status WNI? Kini Dikenai Biaya Rp5 Juta Berdasarkan PP Terbaru
Kebakaran Hanguskan Tiga Petak Rumah Warga di Jalan Samratulangi Palu

Keterangan Gambar : Tiga petak rumah warga di Lorong 3, Jalan Samratulangi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, terbakar pada Rabu (3/9) pagi. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Kebakaran kembali melanda pemukiman warga di Lorong 3, Jalan Samratulangi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Rabu (3/9) pagi.
Api mulai membakar rumah semi permanen sekitar pukul 06.50 Wita dan dengan cepat menghanguskan seluruh isi rumah.
Baca Lainnya :
- Kanwil Ditjenpas Sulteng Dorong Kemandirian Klien Pemasyarakatan Lewat Pelatihan UMKM
- Siswa SMK di Palu Dilatih Ubah Motor Konvensional Jadi Motor Listrik
- DPRD Sulteng Turun Temui Ribuan Massa Aksi, Tuntutan Rakyat Janji Dibawa ke Pusat
- Di Tengah Aksi Massa, Sholat Ghoib Dipanjatkan untuk Korban Kericuhan Demonstrasi
- Gubernur Sulteng Temui Massa Aksi, Janji Tindaklanjuti Aspirasi
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Palu yang menerima laporan pukul 06.45 Wita segera menurunkan enam unit armada dan 46 personel ke lokasi.
Upaya pemadaman berlangsung hingga api berhasil dikendalikan sekitar pukul 07.30 Wita.
Kepala Damkarmat Kota Palu, Hasan Lahinding, menjelaskan kondisi rumah yang terbakar memudahkan api cepat membesar.
“Keadaan rumah ini ada tiga petak, satu rumah kos, posisinya semi permanen, sebagian besar terbuat dari kayu. Api begitu cepat merembet. Alhamdulillah tidak ada kendala, meskipun jalannya agak sempit, tapi dari depan dan belakang kita tembak karena daerah sini cukup padat,” ujarnya diwawancara media ini di lokasi.
Hasan menambahkan, penyebab kebakaran belum bisa dipastikan.
“Kita belum bisa simpulkan apa penyebabnya, nanti ada investigasi lanjutan,” katanya. Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik.
“Selama ini banyak kejadian korslet. Harus memakai kabel SNI, kalau sudah digunakan puluhan tahun coba dicek kembali. Kalau sudah 15–20 tahun bisa diganti, karena cuaca di Palu cukup panas dan berisiko merusak kabel,” imbaunya.
Sementara itu, Ketua RT setempat, Rosfiah, menyebut api diduga berasal dari rumah kecil yang digunakan sebagai pondokan.
“Tiba-tiba saya lihat api meninggi. Setelah dicek, katanya ada yang sementara cas HP, lalu ditinggal mandi. HP itu diletakkan di atas kasur, lalu api merembet ke atas,” jelasnya.
Rosfiah menambahkan, kebakaran menghanguskan rumah semi permanen yang dihuni lima KK yang terdiri dari 12 orang, serta rumah di bagian belakang yang dihuni dua KK yang terdiri dari 5 orang.
“Alhamdulillah semuanya selamat, tidak ada korban jiwa,” ujarnya.
Hingga pagi tadi, petugas Damkarmat masih melakukan upaya pendinginan di lokasi untuk mencegah api kembali menyala. (Rul/Nl)




.jpg)





