- KONI Sulteng Dukung Perhelatan Piala Soeratin U-15 dan U-17 hingga Penutupan
- Toili Disiapkan Jadi Percontohan Pertanian Modern di Sulawesi Tengah
- Produksi Perikanan Sulteng Naik, Capai 658 Ribu Ton pada 2025
- Indonesia Dikelilingi 14 Zona Megathrust, Ini Daftar dan Potensi Magnitudonya
- Ratusan Sopir Truk Keluhkan QR Code BBM Subsidi, Pertamina Siapkan Layanan di SPBU Mamboro
- Rekonstruksi Pembunuhan Satu Keluarga di Duyu Palu, Tersangka Peragakan 34 Adegan
- Usia 17 Tahun Bakal Otomatis Punya Rekening Bank, Ada Saldo Rp50 Ribu
- Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda Saat Menuju Lokasi Gunung Anak Krakatau
- Harga Beras Naik di Musim Kemarau, Pemerintah Siapkan Tambahan 1 Juta Ton Beras SPHP
- Masih Terdampak Erupsi, Empat Maskapai Kembali Batalkan Penerbangan Rute Palu-Jakarta
Gubernur Sulteng Temui Massa Aksi, Janji Tindaklanjuti Aspirasi

Keterangan Gambar : Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, di tengah massa aksi di depan DPRD Sulteng, Kota Palu, Senin (1/9/2025). (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid turun langsung menemui ribuan mahasiswa dan masyarakat yang berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Sulteng, Senin (1/9) sore.
Pantauan di lokasi, Anwar hadir bersama Ketua dan Wakil Ketua DPRD serta Wali Kota Palu.
Baca Lainnya :
- Ini Isi Tuntutan Mahasiswa dan Masyarakat Palu di DPRD Sulteng!
- Aksi Massa di DPRD Sulteng Berujung Kesepakatan dan Penandatanganan Berita Acara
- Ketua MUI Sulteng: Demonstrasi Harus Jadi Ruang Dialog, Bukan Ajang Kerusuhan
- Isu Polisi Lepas Tangan Jika Massa Anarkis Beredar, Ini Klarifikasi Polda Sulteng
- 1.273 Personel Gabungan Bakal Amankan Aksi Unjuk Rasa 1 September di Palu
Massa yang sebelumnya berorasi di gerbang, akhirnya berdialog terbuka di halaman kantor dewan.
Anwar menyampaikan apresiasi atas jalannya aksi. Ia menilai masyarakat dan mahasiswa telah menunjukkan sikap demokrasi yang sehat.
“Saya sangat terharu dan bangga sekali, masyarakat Kota Palu sangat luar biasa, masyarakat Sulawesi Tengah umumnya,” kata Anwar.
Menurutnya, aksi damai itu bisa menjadi contoh nasional.
“Warga Sulawesi Tengah begitu getol memperjuangkan hak masyarakat, tapi dengan mengedepankan akal sehat,” ujarnya.
Menanggapi tuntutan soal tambang, Anwar menegaskan komitmennya.
“Yang pertama soal tambang ini menjadi komitmen saya, saya akan terus berjalan,” katanya.
Namun ia menekankan, langkah itu tidak bisa dijalankan sendiri.
Ia meminta dukungan masyarakat untuk mengawal bersama.
Dialog terbuka berujung pada penandatanganan berita acara kesepakatan antara aliansi, DPRD, dan pemerintah daerah.
Setelah itu, massa membubarkan diri dengan tertib di bawah pengawalan aparat kepolisian. (Rul/Nl)




.jpg)





