- 13 Wisatawan Hilang Kontak di Perairan Teluk Tomini, Kini Masih dalam Pencarian
- Akhiri Risiko Warga Menyeberang Sungai, Anwar Hafid Bangun Jembatan di Masungkang Pakai Dana Pribadi
- MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Harus Tetap Bisa Dipakai
- Baru Dilantik, Kepala BGN Siap Dengar Kritik soal MBG
- ASN Bisa Lebih Hemat, BKN Siapkan Skema Bekerja Dekat Tempat Tinggal
- Situasi di Nunu dan Anoa Berangsur Kondusif, Satu Terduga Pelaku Telah Diamankan
- Pamit Lewat Facebook, Nanik Sudaryati Deyang Umumkan Mundur sebagai Kepala BGN
- Kemenkeu Terbitkan Aturan Baru, TNI-Polri Kini Dilibatkan Awasi Wajib Pajak
- Kota Palu Jadi Daerah dengan Pengeluaran Rokok Terendah di Sulteng
- Ingin Lepas Status WNI? Kini Dikenai Biaya Rp5 Juta Berdasarkan PP Terbaru
ISPA, Radang Lambung, hingga Diabetes Masuk Deretan Penyakit Terbanyak di Sulteng

Keterangan Gambar : Suasana lobi di salah satu rumah sakit di Kota Palu. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, PALU - Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah mencatat sejumlah penyakit masih mendominasi kasus kesehatan sepanjang tahun 2024.
Berdasarkan laporan Sulawesi Tengah dalam Angka 2024 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi salah satu penyakit dengan jumlah kasus terbanyak, mencapai 35.765 kasus.
Baca Lainnya :
- Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Wilayah Buol, Terasa Hingga Tolitoli dan Pohuwato
- Pemasyarakatan Sulteng Salurkan Ribuan Paket Bansos untuk Warga Terdampak Ekonomi
- Atlet Wushu Sarhan Tambah Koleksi Medali untuk Sulteng di PON Bela Diri 2025
- Aktivis Soroti Proyek Pipa Senoro Selatan, Minta Evaluasi dan Penghentian Kegiatan
- Sulteng Tambah Koleksi Medali, Karateka Tri Fachryanti Raih Perunggu di PON Bela Diri 2025
Selain ISPA, gastritis atau radang lambung juga banyak dialami masyarakat dengan 28.654 kasus, disusul diabetes melitus sebanyak 9.905 kasus. Tiga penyakit ini berada dalam daftar tujuh besar kasus tertinggi di Sulteng tahun 2024.
Sementara itu, hipertensi esensial tetap menempati urutan pertama dengan 45.537 kasus.
Adapun penyakit lainnya yang juga banyak tercatat yakni dermatitis dengan 18.177 kasus, dispepsia 9.298 kasus, dan diare 7.581 kasus.
Angka tersebut memperlihatkan bahwa masalah kesehatan di Sulteng masih didominasi penyakit tidak menular, seperti hipertensi dan diabetes, disertai kasus penyakit menular seperti ISPA dan diare yang juga cukup tinggi. (Nul/Nl)




.jpg)





