- Irjen Rizal Irawan Resmi Ditunjuk Jadi Kapolda Sulteng, Gantikan Irjen Nasri
- Pemerintah Pangkas Antrean Haji, dari 49 Tahun Kini Jadi 14 Tahun
- Pajak Usaha Kuliner di Palu Turun Jadi 5 Persen, Berlaku untuk Warung hingga Lapak Non-Permanen
- Viral, Surat Resmi Bupati Sigi ke Menteri PU Jadi Bungkus Nasi Pecel di Jakarta, Bupati: Saya Sedih
- Jembatan Berani di Masungkang Banggai Diresmikan, Buka Akses Pendidikan dan Mobilitas Warga
- Kursi Menteri hingga Kapolri Berganti, Ini Daftar Reshuffle Terbaru yang Dilantik Prabowo
- Keren! Band Metal Asal Palu Ini Selipkan Bahasa Kaili hingga Gimba di Album Devastation Manifest
- Bangkep Diguncang Dua Kali Gempa Magnitudo 4,7, Tercatat di Sekitar Sesar Balantak
- Mulai 2027, Pajak Penghasilan Pekerja Bergaji di Bawah Rp10 Juta Ditanggung Pemerintah
- Mengurus Rumah Bukan Cuma Urusan Ibu, BPS Catat Ada 35 Ribu Bapak Rumah Tangga di Sulteng
Di Ujung Pengabdian Sebagai Kaops Madago Raya, Kombes Boy Samola Bangun Sekolah di Pedalaman Sulteng

Keterangan Gambar : Kepala Operasi Madago Raya, Kombes Pol Boyke F.S. Samola, S.I.K., M.H. meletakkan batu pertama. (Foto: Nawar)
Likeindonesia.com, Parigi Moutong – Jalan terjal, sungai yang harus diseberangi, dan jarak 50 kilometer tak menjadi halangan bagi Kepala Operasi Madago Raya, Kombes Pol Boyke F.S. Samola, S.I.K., M.H., untuk hadir di Dusun Manggalapi, Desa Sausu Salubanga, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Selasa (1/7/2025).
Tepat di momen Hari Bhayangkara ke-79, Kombes Boy Samola bersama Bhayangkara Tadulako Offroader (BTOF) melakukan peletakan batu pertama pembangunan SD dan SMP Satu Atap Manggalapi, wilayah terpencil yang selama ini minim akses pendidikan.
Baca Lainnya :
Peletakan batu pertama ini menjadi momen perpisahan Kombes Boy Samola sebagai Kaops Madago Raya sebelum bertugas sebagai Direktur Polairud Polda NTB dalam waktu dekat. Aksi sosial ini sekaligus menjadi penutup pengabdiannya di Sulawesi Tengah dengan kesan yang mendalam.
Sebelumnya, Satgas Madago Raya bersama BTOF dan Palu Trail Community (Patrac) juga telah berbagi makanan bergizi mandiri kepada siswa SDN Terpencil Manggalapi pada 8 Juni 2025, menunjukkan kepedulian Polri terhadap anak-anak di pelosok.
“Kami mohon doa restunya, sehingga pembangunan gedung kelas SD dan SMP Satu Atap ini bisa berjalan lancar. Dirgahayu Polri ke-79, Polri Untuk Masyarakat,” kata Kombes Boy di sela prosesi peletakan batu pertama.
Kepala Sekolah SDN Terpencil Manggalapi, I Made Wesna, tak kuasa menahan haru atas perhatian yang diberikan.
“Segala sesuatu telah disiapkan. Bahkan bukan cuma bantuan pembangunan sekolah, ada juga makanan bergizi dan fasilitas lainnya. Terima kasih, Pak Boy. Saya merasa haru,” tuturnya.
Dengan menggandeng berbagai pihak, mulai Polda Sulteng, Polsek Sausu, komunitas offroader, hingga masyarakat lokal, pembangunan sekolah terpadu di Manggalapi diharapkan menjadi babak baru pendidikan bagi anak-anak di wilayah terpencil Sulawesi Tengah. (Nul)




_2.jpg)





