- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
- Makin Sedikit Warga Sulteng yang Fokus Mengurus Rumah Tangga, Jumlahnya Turun 61 Ribu
- 2,46% Rumah Tangga di Palu Masih Andalkan Air Hujan untuk Minum
- 40% Gen Z Pilih Nikah di KUA, Uang Lebih Diprioritaskan untuk Kehidupan Setelah Menikah
- Catat Jamnya! 25 September Ada Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Enam Wilayah Sulteng, Termasuk Palu
- Influenza Tipe A Super Flu Merebak di RI, Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi
- KONI Sulteng Dorong PBFI Tingkatkan Pembinaan dan Prestasi Atlet
- Cegah Pungli, Polri Siapkan Mesin Cetak SKCK Mandiri Mulai 2027, Tak Perlu Lagi ke Kantor Polisi
Bukan Cuma Scroll Medsos, Gen Z Kini Lebih Suka Baca Dibanding Milenial dan Gen X

Keterangan Gambar : Ilustrasi gen z membaca buku. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, Jakarta - Kebiasaan menghabiskan waktu dengan scroll media sosial (medsos) perlahan mulai bergeser di kalangan Generasi Z. Data terbaru menunjukkan, generasi muda ini kini justru lebih tertarik mengisi waktu luang dengan membaca dibandingkan generasi sebelumnya.
Survei lembaga riset Jakpat pada semester kedua 2025 mencatat, minat baca Gen Z menjadi yang tertinggi di Indonesia. Sebanyak 26 persen responden Gen Z mengaku aktif membaca buku, komik, atau novel digital. Angka ini melampaui Generasi Milenial yang berada di level 20 persen dan Gen X sebesar 18 persen.
Baca Lainnya :
- Pecinta Gorengan Wajib Tahu, Makan Satu Bakwan Harus Treadmill 15 Menit
- Pemerintah Ubah Aturan, Beli Kartu Perdana Kini Wajib Verifikasi Wajah
- Upacara Sekolah Ada Aturan Baru, Kini Wajib Baca Ikrar Pelajar dan Nyanyi Lagu Rukun Sama Teman
- Pesawat Smart Air Tujuan Kaimana Jatuh di Pantai Nabire, Semua Penumpang Selamat
- Siswa Kini Dilarang Membawa Pulang MBG, Harus Dihabiskan di Sekolah
Temuan tersebut sekaligus menandai perubahan pola konsumsi hiburan digital. Saat aktivitas membaca meningkat, penggunaan media sosial justru mengalami penurunan. Platform seperti YouTube, Instagram, dan TikTok tercatat turun 9 persen menjadi 83 persen.
Penurunan paling signifikan terjadi pada layanan streaming video atau OTT. Konsumsi platform seperti Netflix, Vidio, dan Viu anjlok tajam dari 48 persen menjadi hanya 14 persen dalam kurun waktu satu tahun.
Head of Research Jakpat, Aska Primardi, menilai pergeseran ini dipicu oleh kejenuhan terhadap konten digital yang serba instan dan berulang. Menurutnya, Gen Z mulai mencari aktivitas yang memberi ketenangan sekaligus nilai lebih.
“Gen Z kini cenderung mengalihkan waktu layar mereka dari konsumsi konten pasif yang repetitif menuju aktivitas membaca yang dianggap lebih memberikan kedalaman makna dan ketenangan mental,” ujar Aska dalam keterangannya, Kamis (22/1/2026), dikutip dari cnnindonesia.
Ia menambahkan, di kalangan anak muda, membaca bahkan mulai bertransformasi menjadi simbol status dan identitas baru.
Fenomena ini juga sejalan dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat kenaikan Indeks Tingkat Kegemaran Membaca nasional, dari 66,77 persen pada 2023 menjadi 72,44 persen pada 2024.
Bagi generasi muda, buku kini tak lagi dipandang sebatas kewajiban akademik. Membaca perlahan menjelma menjadi bagian dari gaya hidup sehat sekaligus ruang untuk menemukan jati diri yang lebih dari sekadar aktivitas pengisi waktu. (Nul/Nl)










