- Irjen Rizal Irawan Resmi Ditunjuk Jadi Kapolda Sulteng, Gantikan Irjen Nasri
- Pemerintah Pangkas Antrean Haji, dari 49 Tahun Kini Jadi 14 Tahun
- Pajak Usaha Kuliner di Palu Turun Jadi 5 Persen, Berlaku untuk Warung hingga Lapak Non-Permanen
- Viral, Surat Resmi Bupati Sigi ke Menteri PU Jadi Bungkus Nasi Pecel di Jakarta, Bupati: Saya Sedih
- Jembatan Berani di Masungkang Banggai Diresmikan, Buka Akses Pendidikan dan Mobilitas Warga
- Kursi Menteri hingga Kapolri Berganti, Ini Daftar Reshuffle Terbaru yang Dilantik Prabowo
- Keren! Band Metal Asal Palu Ini Selipkan Bahasa Kaili hingga Gimba di Album Devastation Manifest
- Bangkep Diguncang Dua Kali Gempa Magnitudo 4,7, Tercatat di Sekitar Sesar Balantak
- Mulai 2027, Pajak Penghasilan Pekerja Bergaji di Bawah Rp10 Juta Ditanggung Pemerintah
- Mengurus Rumah Bukan Cuma Urusan Ibu, BPS Catat Ada 35 Ribu Bapak Rumah Tangga di Sulteng
Baru Dilantik, Kepala BGN Siap Dengar Kritik soal MBG

Keterangan Gambar : Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Sudaryono. (Foto: Dok. Hukum dan Humas BGN)
Likeindonesia.com, JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru dilantik, Sudaryono, menyatakan siap mendengarkan kritik, masukan, hingga laporan masyarakat terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, seluruh aspirasi publik akan menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan di BGN.
Sudaryono mengatakan masih ada sejumlah hal yang perlu dibenahi, terutama dalam aspek tata kelola program MBG. Karena itu, ia menilai BGN tidak bisa bekerja sendiri dan membutuhkan partisipasi masyarakat agar pelaksanaan program berjalan semakin baik.
Baca Lainnya :
- Usai Tragedi Juliana, Menhut Evaluasi Keamanan Gunung Rinjani: RFID dan Aturan Baru Disiapkan
- Menaker Ungkap Lebih dari 1 Juta Sarjana di Indonesia Masih Menganggur di 2025
- Siap-Siap Tambah Budget Transport, Pemerintah Bakal Naikkan Tarif Ojol hingga 15 Persen
- Senator Andhika Amir Dukung Langkah Tegas Pemkab Donggala Soal DBH Migas
- Traveler Wajib Tahu! Per 17 Juli, Bagasi Gratis Lion Air dan Super Air Jet Jadi 10 Kg
Ia juga mempersilakan masyarakat melaporkan apabila menemukan hal-hal yang dinilai janggal dalam pelaksanaan MBG maupun memberikan ide-ide baru untuk penyempurnaan program.
“Ada barangkali ditemukan hal-hal yang janggal, ada ide-ide baru dan lain-lain, kami siap untuk menerima masukan dan menjadi bahan pertimbangan untuk kami mengambil sebuah keputusan," kata Sudaryono usai dilantik di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2026), dikutip dari cnnindonesia.com.
Selain itu, Sudaryono menegaskan anggaran MBG yang bersumber dari APBN harus benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.
Menurutnya, setiap rupiah yang digunakan harus sesuai tujuan program, yakni menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan kelompok penerima manfaat lainnya.
Tak hanya meningkatkan gizi masyarakat, Sudaryono menilai program MBG juga mampu menggerakkan perekonomian desa melalui penyerapan hasil pertanian, peternakan, dan perikanan lokal.
"Ini adalah program dari rakyat untuk rakyat. Dana APBN yang besar itu kemudian beredar di desa-desa. Kami melihat langsung bagaimana efeknya, kami melihat langsung bagaimana manfaatnya kepada ekonomi kita di desa-desa yang dirasakan secara penuh oleh para masyarakat kita, khususnya petani, peternak, dan lain-lain di desa-desa," pungkasnya. (nul)




_2.jpg)





