- MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Harus Tetap Bisa Dipakai
- Baru Dilantik, Kepala BGN Siap Dengar Kritik soal MBG
- ASN Bisa Lebih Hemat, BKN Siapkan Skema Bekerja Dekat Tempat Tinggal
- Situasi di Nunu dan Anoa Berangsur Kondusif, Satu Terduga Pelaku Telah Diamankan
- Pamit Lewat Facebook, Nanik Sudaryati Deyang Umumkan Mundur sebagai Kepala BGN
- Kemenkeu Terbitkan Aturan Baru, TNI-Polri Kini Dilibatkan Awasi Wajib Pajak
- Kota Palu Jadi Daerah dengan Pengeluaran Rokok Terendah di Sulteng
- Ingin Lepas Status WNI? Kini Dikenai Biaya Rp5 Juta Berdasarkan PP Terbaru
- Aktivitas Gempa di Sulteng Terus Menurun, Kini Kurang dari 200 Kali dalam Sepekan
- Siap-Siap! 33 Juta Keluarga Bakal Dapat Beras Gratis 30 Kg Mulai Agustus
Baru Dilantik, Kepala BGN Siap Dengar Kritik soal MBG

Keterangan Gambar : Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Sudaryono. (Foto: Dok. Hukum dan Humas BGN)
Likeindonesia.com, JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru dilantik, Sudaryono, menyatakan siap mendengarkan kritik, masukan, hingga laporan masyarakat terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, seluruh aspirasi publik akan menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan di BGN.
Sudaryono mengatakan masih ada sejumlah hal yang perlu dibenahi, terutama dalam aspek tata kelola program MBG. Karena itu, ia menilai BGN tidak bisa bekerja sendiri dan membutuhkan partisipasi masyarakat agar pelaksanaan program berjalan semakin baik.
Baca Lainnya :
- Usai Tragedi Juliana, Menhut Evaluasi Keamanan Gunung Rinjani: RFID dan Aturan Baru Disiapkan
- Menaker Ungkap Lebih dari 1 Juta Sarjana di Indonesia Masih Menganggur di 2025
- Siap-Siap Tambah Budget Transport, Pemerintah Bakal Naikkan Tarif Ojol hingga 15 Persen
- Senator Andhika Amir Dukung Langkah Tegas Pemkab Donggala Soal DBH Migas
- Traveler Wajib Tahu! Per 17 Juli, Bagasi Gratis Lion Air dan Super Air Jet Jadi 10 Kg
Ia juga mempersilakan masyarakat melaporkan apabila menemukan hal-hal yang dinilai janggal dalam pelaksanaan MBG maupun memberikan ide-ide baru untuk penyempurnaan program.
“Ada barangkali ditemukan hal-hal yang janggal, ada ide-ide baru dan lain-lain, kami siap untuk menerima masukan dan menjadi bahan pertimbangan untuk kami mengambil sebuah keputusan," kata Sudaryono usai dilantik di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2026), dikutip dari cnnindonesia.com.
Selain itu, Sudaryono menegaskan anggaran MBG yang bersumber dari APBN harus benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.
Menurutnya, setiap rupiah yang digunakan harus sesuai tujuan program, yakni menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan kelompok penerima manfaat lainnya.
Tak hanya meningkatkan gizi masyarakat, Sudaryono menilai program MBG juga mampu menggerakkan perekonomian desa melalui penyerapan hasil pertanian, peternakan, dan perikanan lokal.
"Ini adalah program dari rakyat untuk rakyat. Dana APBN yang besar itu kemudian beredar di desa-desa. Kami melihat langsung bagaimana efeknya, kami melihat langsung bagaimana manfaatnya kepada ekonomi kita di desa-desa yang dirasakan secara penuh oleh para masyarakat kita, khususnya petani, peternak, dan lain-lain di desa-desa," pungkasnya. (nul)


.jpg)

.jpg)




