- Kursi Menteri hingga Kapolri Berganti, Ini Daftar Reshuffle Terbaru yang Dilantik Prabowo
- Keren! Band Metal Asal Palu Ini Selipkan Bahasa Kaili hingga Gimba di Album Devastation Manifest
- Bangkep Diguncang Dua Kali Gempa Magnitudo 4,7, Tercatat di Sekitar Sesar Balantak
- Mulai 2027, Pajak Penghasilan Pekerja Bergaji di Bawah Rp10 Juta Ditanggung Pemerintah
- Mengurus Rumah Bukan Cuma Urusan Ibu, BPS Catat Ada 35 Ribu Bapak Rumah Tangga di Sulteng
- Tim SAR Selamatkan Remaja Perempuan dari Atas Tower PLN di Tipo
- UMKM Sulteng Mulai Didorong Go Global, Gerakan 1.000 Pelaku Usaha Ekspor Resmi Dideklarasikan
- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
Banjir Setinggi 3 Meter Lumpuhkan Aceh dan Deli Serdang, Ribuan Warga Mengungsi

Keterangan Gambar : Banjir besar melanda sebagian wilayah Aceh dan Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, yang dipicu oleh hujan lebat sejak beberapa hari lalu. (Foto: @asepnurdin354/TikTok)
Likeindonesia.com, ACEH - Banjir dengan ketinggian air mencapai hingga 3 meter melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh dan Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, sejak 24 sampai sekarang. Tingginya debit air akibat hujan ekstrem membuat ribuan warga terdampak dan memaksa evakuasi besar-besaran.
Aceh Trendam di 16 Kabupaten/Kota. Hingga kini Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mencatat banjir melanda 16 kabupaten/kota.
Baca Lainnya :
- Jangan Main-main! Katai Orang dengan Kata Anjing Bisa Diancam Bui 4 Bulan 2 Minggu
- Menkes Sebut Rumah Sakit Tak Boleh Tolak Pasien Walau Tak Punya KTP
- Periode Kenaikan Pangkat ASN Resmi Ditambah dari 6 Jadi 12 Kali Setahun
- Layanan Internet Rakyat Sudah Bisa Diakses di Sejumlah Kota dari Jawa hingga Papua
- PNS Siap-Siap, Gaji Bakal Dirombak Jadi Single Salary Tahun Depan
Di Aceh Utara, air setinggi 50–150 cm merendam 18 dari 27 kecamatan. Lebih dari 46.000 warga terdampak, ribuan mengungsi, dan dua korban jiwa dilaporkan akibat terseret arus. Pemadaman listrik terjadi menyusul robohnya tower jaringan PLN.
Di Aceh Tamiang, banjir terparah terjadi di Kota Kualasimpang, dengan ketinggian air mencapai 2–3 meter sejak 26 November 2025. Akses jalan nasional Medan–Banda Aceh terputus, memicu antrean panjang kendaraan. Warga juga kesulitan mendapatkan bahan pokok akibat panic buying.
Di Deli Serdang, banjir sejak 25 November 2025 merendam 13 kecamatan. Ketinggian air di beberapa titik mencapai hingga 2 meter, bahkan menutup atap rumah warga. Lebih dari 108.000 warga terdampak, sementara evakuasi dilakukan sepanjang hari oleh tim gabungan.
Banjir di dua wilayah tersebut dipicu curah hujan sangat tinggi yang menyebabkan sungai meluap dan menggenangi permukiman.
Pemerintah daerah masih melakukan evakuasi, membuka pos pengungsian, dan menyalurkan bantuan darurat bagi warga terdampak di Aceh dan Sumatera Utara. (BIM)










