- Arab Saudi Salurkan 100 Ton Kurma ke Indonesia Jelang Ramadan, Siap Dibagi ke Masjid hingga Kampus
- Pre Launching Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Dua Rute Baru Segera Dibuka
- Menkeu Purbaya Siapkan Rp55 Triliun untuk THR ASN 2026, Target Cair Awal Ramadan
- Viral! Siswi MTs di Sigi Minta Menu MBG Dibuat Enak untuk Kado Ulang Tahun Ayahnya
- Johnny Limbunan Cup ke-18 Resmi Bergulir, Wadah Pembinaan Atlet Sulteng
- Sulteng Disambar 26.003 Petir dalam Sepekan, 10 Februari Paling Tinggi
- Aksi Bersih Serentak di Pantai Kampung Nelayan dan Pasar Masomba, 3 Ton Sampah Diangkut
- Jembatan Palu IV dan Elevated Road Resmi Dibuka, Warga Sudah Bisa Melintas
- Sesar Palu Koro Aktif, Donggala Tiga Kali Diguncang Gempa
- Denda Tunggakan BPJS Kelas 3 Akan Dihapus, Perpres Disiapkan
Aktivitas Sesar Poso, Wilayah Poso Diguncang Lima Gempa Hari Ini

Keterangan Gambar : Ilustrasi seismograf, alat yang digunakan untuk mencatat gempa bumi. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, POSO - Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, diguncang gempa bumi sebanyak lima kali pada Kamis (5/2/2026). Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), rangkaian gempa tersebut terjadi sejak dini hari hingga pagi menjelang siang.
Gempa dengan kekuatan terbesar tercatat terjadi pada pukul 08.01 WIB dengan magnitudo 3,9. Hasil analisis BMKG menunjukkan episenter gempa berada pada koordinat 1,95 LS dan 120,60 BT, atau sekitar 65 kilometer selatan Kabupaten Poso, dengan kedalaman 10 kilometer.
Baca Lainnya :
- Aktivitas Sesar Poso Picu Gempa Magnitudo 3,4 di Wilayah Poso
- Toko Jual Permen Hamer Candy Di Surabaya 081356561733 Pesan Antar
- Situs Megalitik Pokekea Resmi Berstatus Cagar Budaya Nasional
- admin
- Hacked By Danzvorever
BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Palu menjelaskan, gempa tersebut merupakan gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas Sesar Poso segmen Poso West.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat sesar Poso segmen Poso West," ujar Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Palu, Djati Cipto Kuncoro, dalam rilis yang diterima, Kamis (5/2/2026).
Berdasarkan peta guncangan dan laporan masyarakat, getaran dirasakan di wilayah Pendolo dengan intensitas III MMI, di mana getaran terasa nyata di dalam rumah dan menyerupai sensasi kendaraan berat melintas.
Hingga pukul 08.30 WIB, BMKG belum mencatat adanya gempa susulan dan belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut.
Sebelum gempa magnitudo 3,9 terjadi, BMKG lebih dulu mencatat gempa berkekuatan magnitudo 2,1 pada pukul 00.01 WIB, berlokasi sekitar 48 kilometer barat daya Poso dengan kedalaman 5 kilometer.
Usai gempa dengan magnitudo tertinggi, rangkaian gempa kembali terjadi di wilayah Poso pada pagi hari. BMKG mencatat gempa bermagnitudo 2,0 terjadi pada pukul 09.11 WIB, dengan pusat gempa berada sekitar 71 kilometer barat daya Poso pada kedalaman 5 kilometer.
Selang beberapa menit kemudian, gempa berkekuatan magnitudo 3,0 kembali terjadi pada pukul 09.25 WIB, berlokasi sekitar 51 kilometer barat daya Poso dengan kedalaman yang sama, yakni 5 kilometer.
Aktivitas gempa berlanjut hingga pukul 10.29 WIB, saat gempa bermagnitudo 2,3 tercatat mengguncang wilayah sekitar 70 kilometer barat daya Poso pada kedalaman 4 kilometer.
BMKG menegaskan bahwa seluruh informasi gempa tersebut disampaikan dengan mengutamakan kecepatan, sehingga data masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring kelengkapan data yang masuk.
Masyarakat diimbau agar mengikuti informasi resmi dari BMKG. (Nul/Nl)










