- Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Pantai Talise Masih dalam Penyelidikan Polisi
- Lantik Pengurus Baru KONI Palu, Fathur Razaq Minta Pembinaan Atlet Diperkuat
- Gubernur Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa di Sigi, Parimo, Poso, dan Palu Selama 7 Hari
- Hingga Rabu Malam, Total Gempa Susulan M 6,7 Tembus 612 Kali
- Sumber Air Tertutup Longsor Pascagempa, Gubernur Sulteng Pastikan Kebutuhan Warga di Sigi Terpenuhi
- Jumlah Warga Terdampak Gempa di Sigi Capai Ribuan, 1 Korban Jiwa dan 1.360 Rumah Rusak
- Fokus Penanganan Pascagempa, Wagub Sulteng Sambangi RS dan Warga Terdampak
- Hingga Pukul 05.30 WITA, Gempa Susulan Pascagempa M 6,7 Capai 419 Kali
- BMKG Laporkan 177 Gempa Susulan hingga Pukul 20.00 WITA, 70 Kali Dirasakan Warga
- BPJN Sulteng Pastikan Sejumlah Jembatan di Palu hingga Jalan Kebun Kopi Aman Pascagempa M 6,7
Wakil Ketua MPR Kawal Langsung Pembangunan Jembatan di Tiga Titik Sulteng

Keterangan Gambar : Wakil Ketua MPR RI, Abcandra M. Akbar Supratman. (Foto: Trisakti.co.id)
Likeindonesia.com, Palu - Wakil Ketua MPR RI, Abcandra M. Akbar Supratman, mengawal langsung pembangunan jembatan di tiga titik di Sulawesi Tengah (Sulteng). Ketiga lokasi tersebut berada di Kabupaten Tolitoli, wilayah Sojol Kabupaten Donggala, serta Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong.
Abcandra memastikan persoalan akses jembatan di tiga wilayah tersebut telah dilaporkan dan diteruskan ke Satuan Tugas (Satgas) Jembatan untuk segera ditindaklanjuti.
Baca Lainnya :
- Fajar Al Amri Tampil Lawan Ketua POBSI Sulteng di Funmatch Palu
- Sambut Ramadan, KHAS Palu Hotel Hadirkan Promo Buka Puasa dan Paket Menginap Berkah Ramadan
- Mengintip Persiapan H-1 Imlek di Klenteng dan Vihara Kota Palu
- Jelang Penentuan Awal Ramadan, Pengamatan Hilal di Sulteng Bakal Digelar di Desa Marana
- Pre Launching Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Dua Rute Baru Segera Dibuka
“Tolitoli yang sebelumnya jenazah harus diusung menyeberang sungai, kemudian di wilayah Sojol Kabupaten Donggala dan di Bainaa Barat Parigi Moutong. Ini sudah masuk datanya dan insya Allah segera dieksekusi,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).
Ia menegaskan akan terus mengawal proses pembangunan jembatan tersebut agar segera terealisasi, mengingat kondisi di lapangan menyangkut keselamatan dan aktivitas harian masyarakat.
Abcandra juga mengajak masyarakat untuk aktif berbagi informasi terkait infrastruktur yang membutuhkan perhatian pemerintah. Menurutnya, kolaborasi informasi akan memudahkan Satgas bergerak cepat sesuai kebutuhan di lapangan.
“Kalau ada info lainnya bisa saling berbagi, agar tim satgas pun bisa bergerak sesuai kebutuhan yang ada di Sulteng,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyampaikan pihaknya telah mengusulkan pembangunan sejumlah jembatan ke kementerian terkait.
“Sudah kami usulkan ke menteri. Lebih kurang sebanyak 10 jembatan di Sulteng kondisinya seperti itu,” kata Anwar.
Merespons hal tersebut, Wakil Ketua MPR meminta agar usulan yang telah dikirim ke kementerian juga disampaikan kepadanya, sehingga ia dapat turut membantu mengawal dan mempercepat prosesnya.
Diketahui, SD Negeri Terpencil Bainaa Barat berada di pelosok Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong. Para guru dan murid harus menyeberangi sungai setiap hari untuk sampai ke sekolah. Saat musim hujan, debit air meningkat dan menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan mereka.
Kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Tolitoli. Jembatan titian di kompleks belakang Rumah Adat, Jalan Hanjala, yang menjadi akses utama bagi sekitar 15 kepala keluarga, kini dalam kondisi rapuh. Bahkan, warga terpaksa menyeberangi sungai saat mengantar jenazah ke pemakaman karena jembatan tak lagi layak dilalui. (Nul/Nl)










