- Bantuan untuk Korban Gempa di Sulteng Bertambah, PT Donggi Senoro LNG Serahkan Kasur hingga Selimut
- Tiga Wilayah Sulteng Diguncang Gempa pada 1 Juli, Terkuat di Sigi
- Ini Daerah dengan Pengeluaran Makanan dan Minuman Jadi Tertinggi di Sulteng, Palu dan Poso Teratas
- Harganas 2026, Orang Tua di Sulteng Diminta Bijak Dampingi Anak Gunakan Gawai
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
Viral! Surat Pengunduran Diri Bupati Pati Dibacakan di Tengah Demo, Ternyata Bukan Resmi?

Keterangan Gambar : Momen seorang pria membacakan “surat pengunduran diri” Bupati Pati, Sudewo, di tengah riuhnya aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Pati, Rabu (13/8/2025). (Foto: TikTok @ini_infoblora/Tangkapan layar)
Likeindonesia.com, JATENG - Sebuah video viral mengguncang jagat maya, menampilkan momen seorang pria membacakan “surat pengunduran diri” Bupati Pati, Sudewo, di tengah riuhnya aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Rabu (13/8/2025).
Pria berpeci hitam, berkemeja putih lengan panjang, dan bersarung ungu itu lantang menyuarakan isi dokumen yang mengatasnamakan Sudewo, di hadapan massa yang memenuhi lokasi. Dalam pernyataan tersebut, Sudewo disebut mengundurkan diri sejak 13 Agustus 2025 karena dinilai gagal memimpin dan tak menjunjung tinggi supremasi hukum.
Baca Lainnya :
- Payment ID Batal Diluncurkan 17 Agustus, BI: Masih Tahap Eksperimen
- Putar Lagu di Pernikahan? WAMI Tegaskan Wajib Bayar Royalti 2 Persen, Meski Acara Privat
- LMKN: Mainkan Indonesia Raya untuk Komersil, Harus Bayar Royalti!
- Presiden Prabowo Tak Persoalkan Bendera One Piece, Pastikan Tak Ada Razia
- Indonesia Masuk Daftar Negara Paling Obesitas di ASEAN, Ini Datanya
“Saya yang bertanda tangan di bawah ini, terhitung sejak tanggal 13 Agustus 2025, saya mengundurkan diri dari jabatan saya sebagai Bupati Pati,” ucap sang pembaca.
Dikutip melalui suara.com, berdasarkan hasil penelusuran, dokumen itu bukan surat resmi dari Sudewo, melainkan buatan massa pendemo. Mereka bahkan menuntut sang bupati menandatangani dan benar-benar mundur dari jabatannya.
Hingga kini, rapat paripurna DPRD Pati masih berlangsung, sementara publik menanti kepastian: benarkah Sudewo akan angkat kaki dari kursi bupati, atau semua ini hanyalah drama politik di tengah panasnya aksi?
(Bim)










