- Polres Cirebon Kota Tindaklanjuti Laporan Masyarakat Terkait Dugaan Peredaran Obat Keras Terbatas
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
- Resmi Terpilih, Dua Pelajar Asal Bangkep dan Palu Wakili Sulteng Jadi Calon Paskibraka Nasional 2026
- Enam Hari Pascagempa M 6,7, Gempa Susulan di Sulteng Tembus 1.256 Kali
- Sensus Ekonomi 2026 Digelar, Masyarakat Sulteng Diajak Beri Data Akurat
Segera Cek Rekening, THR ASN Rp 55 Triliun Telah Cair Bertahap

Keterangan Gambar : Ilustrasi Tunjangan Hari Raya (THR0. (Foto : iStockphoto)
Likeindonesia.com, Jakarta - Kabar baik bagi aparatur sipil negara (ASN). Pemerintah resmi mulai menyalurkan Tunjangan Hari Raya (THR) 2026 secara bertahap sejak 26 Februari. ASN pusat dan daerah, termasuk TNI, Polri, hingga para pensiunan, sudah bisa mengecek rekening masing-masing.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memastikan pencairan dilakukan pada pekan pertama sejak tanggal tersebut dan mencakup seluruh komponen ASN.
Baca Lainnya :
- Muhammadiyah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026
- Menaker Imbau Pekerja Segera Lapor Jika THR Tak Cair
- Iran Balas Serangan Israel dengan Rudal Jarak Jauh, Ledakan Gegerkan Wilayah Utara Israel
- Israel Serang Iran, Ledakan Guncang Ibu Kota Teheran
- Buku Iqro Legendaris Resmi Didesain Ulang, Tulisan Arab Asli Tetap Dipertahankan
“Pencairan THR dimulai secara bertahap sejak 26 Februari yang lalu, dan diberikan kepada PNS, CPNS, P3K, pejabat negara, prajurit TNI, anggota Polri, pensiunan PNS, pensiunan prajurit TNI/Polri, hingga pensiunan pejabat negara,” ujarnya di Jakarta, Selasa (3/3/2026), dikutip dari Kompas.com.
Tahun ini, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp55 triliun untuk pembayaran THR. Angka tersebut meningkat sekitar 10 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai Rp49 triliun.
Rinciannya, Rp22,2 triliun dialokasikan untuk 2,4 juta ASN pusat termasuk TNI dan Polri. Sebanyak Rp20,2 triliun disalurkan kepada 4,3 juta ASN daerah, sementara Rp12,7 triliun diperuntukkan bagi 3,8 juta pensiunan.
Airlangga menegaskan, THR tahun ini dibayarkan penuh 100 persen, meliputi gaji pokok dan berbagai tunjangan yang melekat, seperti tunjangan keluarga, pangan, jabatan, serta tunjangan kinerja sesuai ketentuan.
Ia juga mengingatkan, THR berbeda dengan gaji ke-13 yang biasanya dicairkan pada Juni.
"THR ini tidak sama dengan gaji ke-13. Gaji ke-13 biasanya diberikan di bulan Juni," pungkasnya. (Nul)










