- Bantuan untuk Korban Gempa di Sulteng Bertambah, PT Donggi Senoro LNG Serahkan Kasur hingga Selimut
- Tiga Wilayah Sulteng Diguncang Gempa pada 1 Juli, Terkuat di Sigi
- Ini Daerah dengan Pengeluaran Makanan dan Minuman Jadi Tertinggi di Sulteng, Palu dan Poso Teratas
- Harganas 2026, Orang Tua di Sulteng Diminta Bijak Dampingi Anak Gunakan Gawai
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
Hoaks Video Sri Mulyani, Tidak Pernah Sebut Guru Itu Beban Negara

Keterangan Gambar : Potongan video Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang menampilkan pernyataan "guru itu beban negara" dinyatakan hoax. (Foto: @smindrawati/Instagram)
Likeindonesia.com, Jakarta - Potongan video Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang menampilkan pernyataan "guru itu beban negara" beredar luas di media sosial sejak pertengahan Agustus 2025.
Dalam video itu, Sri Mulyani tampak berpidato di mimbar memakai kemeja gelap bermotif bunga. Ia diketahui tengah memberi sambutan pada acara Forum Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia di Institut Teknologi Bandung (ITB), 7 Agustus 2025.
Baca Lainnya :
- HACKED BY OBINXYZ
- Viral! Surat Pengunduran Diri Bupati Pati Dibacakan di Tengah Demo, Ternyata Bukan Resmi?
- Payment ID Batal Diluncurkan 17 Agustus, BI: Masih Tahap Eksperimen
- Putar Lagu di Pernikahan? WAMI Tegaskan Wajib Bayar Royalti 2 Persen, Meski Acara Privat
- LMKN: Mainkan Indonesia Raya untuk Komersil, Harus Bayar Royalti!
“Banyak di media sosial saya selalu mengatakan, Oh, menjadi dosen atau menjadi guru tidak dihargai karena gajinya nggak besar. Ini juga salah satu tantangan bagi keuangan negara. Apakah semuanya harus keuangan negara ataukah ada partisipasi dari masyarakat?” demikian bunyi pidato tersebut.
Namun, rekaman tersebut kemudian disambung dengan kalimat tambahan yang diklaim berasal dari Sri Mulyani dengan menyebut “Guru itu beban negara.”
Berdasarkan penelusuran pada kanal YouTube resmi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) serta salah satu media nasional yang menayangkan penuh pidato Sri Mulyani di ITB, 7 Agustus 2025, memastikan kalimat tersebut tidak pernah diucapkan.
Kementerian Keuangan juga menegaskan hal itu adalah hoaks.
“Video mengenai guru itu beban negara, itu hoaks. Ibu Menteri Keuangan tidak pernah menyatakan hal tersebut,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Deni Surjantoro, di Jakarta, Selasa (19/8/2025).
Menurut Deni, potongan itu merupakan hasil rekayasa deepfake dari pidato Sri Mulyani di forum Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia di ITB. Ia mengimbau masyarakat tidak mudah percaya pada informasi dari media sosial.
Hal serupa juga disampaikan langsung oleh Sri Mulyani melalui akun Instagram resminya.
“Potongan video yang beredar yang menampilkan seolah-olah saya menyatakan guru sebagai beban negara adalah HOAX. Faktanya, saya tidak pernah menyatakan bahwa Guru sebagai Beban Negara. Video tersebut adalah hasil deepfake dan potongan tidak utuh dari pidato saya dalam Forum Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia di ITB pada 7 Agustus lalu. Marilah kita bijak dalam bermedia sosial,” tulisnya, dikutip Rabu (20/8/2025).
(Nul)










