- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
- Gubernur Anwar Hafid Ungkap Rencana Alun-alun Ikonik di Palu, Konsepnya Mirip Halaman Istana Negara
- Nambaso Fest 2026 Resmi Dibuka, Digelar Meriah Tanpa Membebani Anggaran Daerah
- HUT ke-62 Sulteng, Gubernur Tekankan Pemerataan Kesejahteraan di Seluruh Daerah
- Turun Langsung ke Desa Dalaka, Gubernur Sulteng Tancap Gas Perbaiki Jalan dan Layanan Warga
- Liga 4 Piala Gubernur Sulteng Resmi Bergulir, Talenta Muda Didorong Berprestasi Lewat Sepak Bola
Baru 11 Bulan Menjabat, Menteri Asal Sulteng Abdul Kadir Karding Digantikan dalam Reshuffle Kabinet

Keterangan Gambar : Eks Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding. (Foto: Ist)
Likeindonesia.com, Jakarta - Baru 11 bulan duduk sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding politisi asal Sulawesi Tengah, resmi digantikan Presiden Prabowo Subianto. Dalam pengumuman reshuffle kabinet, Senin (8/9/2025) sore, posisinya kini ditempati oleh Mukhtarudin.
Tak hanya Karding, empat nama besar lain juga ikut bergeser, di antaranya Menko Polhukam Budi Gunawan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, serta Menpora Dito Ariotedjo.
Baca Lainnya :
- Rakyat vs Perusahaan Sawit di Tolitoli: DPRD Sulteng Ambil Langkah Tegas
- Mendagri Instruksikan Daerah Aktifkan Lagi Pos Ronda
- Sah! Prabowo Reshuffle Kabinet, Lima Menteri Diganti dan Satu Kementerian Baru Dibentuk
- Mengapa Makanan Berkah Maulid Jadi Rebutan?
- Unik! Pengguna Knalpot Brong di Palu akan Didenda Seekor Kambing
Dalam wawancara usai pengumuman, Karding menyampaikan apresiasinya.
“Saya berterima kasih kepada Presiden Prabowo atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya selama menjabat hampir setahun. Ini adalah amanah besar yang sudah saya jalankan dengan sebaik-baiknya,” ujar Karding.
Meski digantikan, ia menilai Mukhtarudin punya kemampuan untuk melanjutkan tugas di P2MI.
“Saya yakin Pak Mukhtarudin mampu menjalankan tugas ini, meskipun sebelumnya tidak bersentuhan langsung dengan isu pekerja migran,” katanya.
Saat ditanya soal alasan pencopotannya, Karding memilih merendah.
"Saya tidak tahu apa pertimbangan Presiden. Saya hanya berharap masyarakat tidak berspekulasi dan tetap mendukung langkah pemerintah,” tandasnya. (Bim/Nl)










