- 428 Gempa Terjadi di Sulteng dalam Sepekan
- Bantuan untuk Korban Gempa di Sulteng Bertambah, PT Donggi Senoro LNG Serahkan Kasur hingga Selimut
- Tiga Wilayah Sulteng Diguncang Gempa pada 1 Juli, Terkuat di Sigi
- Ini Daerah dengan Pengeluaran Makanan dan Minuman Jadi Tertinggi di Sulteng, Palu dan Poso Teratas
- Harganas 2026, Orang Tua di Sulteng Diminta Bijak Dampingi Anak Gunakan Gawai
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
Akhirnya Rampung! Masjid Raya Baitul Khairaat Siap Diresmikan 4 Desember 2025, UAS Dijadwalkan Hadir

Keterangan Gambar : Masjid Raya Baitul Khairaat, Jalan Jaelangkara, Kelurahan Kamonji, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu. (Foto: @.amangg/TikTok)
Likeindonesia.com, Palu – Masjid Raya Baitul Khairaat di Kota Palu akhirnya rampung dan siap diresmikan pada Kamis, 4 Desember 2025. Pada momen peresmian ini, Ustaz Abdul Somad (UAS) dijadwalkan hadir.
Masjid ini dibangun kembali sebagai pengganti Masjid Agung Darussalam Palu, yang hancur akibat gempa 28 September 2018. Pembangunan ulang masjid dilakukan setelah peletakan batu pertama pada 9 Februari 2024.
Baca Lainnya :
- Perlindungan Petambak Garam dan Tenun Lokal Masuk Tahap Lanjut Pembahasan DPRD Palu
- KKN UNTAD Kolaborasi dengan Pengrajin Lokal Produksi Tempat Sampah dari Ban Bekas
- Aloha 2026: Swiss-Belhotel Silae Palu Sambut Tahun Baru dengan Perayaan ala Tropis Hawaii
- Pakaian Cakar Mau Diganti Produk Lokal, Pemerintah Siapkan 1.300 Brand
- Polisi Amankan 60 Kilogram Sabu Jaringan Internasional di Wilayah Pantai Barat Donggala
Pembangunan Masjid Raya Baitul Khairaat dibiayai melalui APBD Pemprov Sulteng dengan total anggaran Rp376 miliar, serta mendapat dukungan dana dari APBN Provinsi Sulawesi Tengah untuk mendukung tahapan konstruksi.
Bangunan seluas 4 hektar yang berlokasi di Jalan Jaelangkara, Kelurahan Kamonji, Kecamatan Palu Barat ini kini hadir dengan sejumlah elemen arsitektur simbolik, mulai dari jam analog raksasa berdiameter 19,3 meter, 99 ornamen jendela yang merepresentasikan Asmaul Husna, dua menara kembar setinggi 66,66 meter, hingga tinggi bangunan utama 30 meter yang menggambarkan 30 juz Al-Qur’an.
Masjid Raya Baitul Khairaat juga mencetak prestasi nasional dengan meraih Rekor MURI sebagai kubah terbesar di Indonesia, berdiameter mencapai 90 meter.
Sebagai bagian dari operasional awal, salat Jumat perdana akan digelar pada 5 Desember 2025, sehari setelah peresmian. (Nul/Nl)

.jpg)








