- KONI Sulteng Dukung Perhelatan Piala Soeratin U-15 dan U-17 hingga Penutupan
- Toili Disiapkan Jadi Percontohan Pertanian Modern di Sulawesi Tengah
- Produksi Perikanan Sulteng Naik, Capai 658 Ribu Ton pada 2025
- Indonesia Dikelilingi 14 Zona Megathrust, Ini Daftar dan Potensi Magnitudonya
- Ratusan Sopir Truk Keluhkan QR Code BBM Subsidi, Pertamina Siapkan Layanan di SPBU Mamboro
- Rekonstruksi Pembunuhan Satu Keluarga di Duyu Palu, Tersangka Peragakan 34 Adegan
- Usia 17 Tahun Bakal Otomatis Punya Rekening Bank, Ada Saldo Rp50 Ribu
- Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda Saat Menuju Lokasi Gunung Anak Krakatau
- Harga Beras Naik di Musim Kemarau, Pemerintah Siapkan Tambahan 1 Juta Ton Beras SPHP
- Masih Terdampak Erupsi, Empat Maskapai Kembali Batalkan Penerbangan Rute Palu-Jakarta
Viral Hina Etnik Kaili, J Kini Dihukum Adat Givu di Palu
.jpg)
Keterangan Gambar : Perempuan berinisial J mengikuti prosesi adat Givu di Bantaya, Kelurahan Besusu Tengah, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Rabu (1/10/2025). (Foto: mahen.henn.2025/Fb)
Likeindonesia.com, Palu - Perempuan berinisial J, yang sebelumnya ramai dibicarakan warganet karena diduga melecehkan etnik Kaili melalui unggahan di media sosial, kembali menjadi sorotan setelah mengikuti prosesi adat Givu di Bantaya, Kelurahan Besusu Tengah, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Rabu (1/10/2025).
Dalam prosesi tersebut, J tampak mengenakan pakaian adat dengan penutup kepala berwarna merah. Ia duduk bersama para tetua adat, dengan tulisan 'Tosala' (Bersalah) terpampang di hadapannya.
Baca Lainnya :
- Selama 90 Hari, Balita Stunting di Palu Terima Menu Sehat dari Dapur Sehat
- Literasi Anak di Sulteng Masih Rendah, Semesta Buku Dorong Budaya Membaca
- 47 Atlet Korpri Sulteng Siap Berlaga di Pornas XVII Palembang
- Anak-anak PAUD Kunjungi Basarnas Palu, Belajar Mitigasi Bencana Sejak Dini
- Sampel Makanan Program MBG di Sulteng Diuji BPOM, Hasilnya Jadi Bahan Penyelidikan Dinkes
Sebelum prosesi Givu dimulai, J dijemput secara adat oleh sejumlah perempuan berpakaian kuning sambil membawa perlengkapan tradisi.
Prosesi Givu sendiri merupakan salah satu ritual penting masyarakat Kaili yang sarat makna budaya dan memiliki nilai penyucian.
Sebelumnya, J menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah videonya diduga menghina dan melecehkan etnik Kaili di Palu. Aksinya menuai kritik tajam serta reaksi keras dari masyarakat.
Kini, keikutsertaan J dalam prosesi adat Givu dianggap sebagai langkah penyelesaian adat sekaligus upaya mengembalikan keharmonisan di tengah masyarakat. (Bim/Nl)




.jpg)





