- Kabar Baik, Kabut Asap di Sulawesi Diprediksi Berkurang 5 Hari ke Depan, Ada Pengaruh Siklon Champi
- Kualitas Udara Masih Tak Sehat, Pembelajaran TK-SMP di Palu Diberlakukan secara Daring Selama 3 Hari
- Pemerintah Resmi Tunda Batas Wajib Sertifikasi Halal hingga Oktober 2028
- Warga Sulteng Diimbau Perkuat Doa dan Ibadah Hadapi Kabut Asap
- Udara Palu Makin Memburuk, PM2.5 Capai 205 Mikrogram dan Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
- Festival Danau Poso 2026 Resmi Dibuka, Gubernur Sulteng Ajak Warga Jaga Budaya dan Lingkungan
- Ferry Irwandi Inisiasi Patungan untuk Hutan, Raup Donasi Rp10,5 Miliar
- Bupati Sigi Buka Suara soal Jenazah Mantan Kades Diantar Pakai Ojek, Upayakan Akses Jalan Memadai
- KONI Sulteng Apresiasi Perkembangan Kickboxing dalam Musprov II KBI
- Lapor ke Prabowo, Kepala BNPB Sebut Karhutla Diprediksi Mereda Mulai Pertengahan Oktober
Nelayan Hilang di Perairan Bantaya Parigi Ditemukan Selamat

Keterangan Gambar : Seorang nelayan di Bantaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, berhasil ditemukan dalam kondisi selamat pada Rabu (21/1/2026). (Foto: Kantor SAR Palu)
Likeindonesia.com, PARIGI MOUTONG – Seorang nelayan yang sebelumnya dilaporkan belum kembali dari melaut di perairan Bantaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, berhasil ditemukan dalam kondisi selamat pada Rabu (21/1/2026).
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu melalui Pos SAR Parigi melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan sejak pagi hari.
Baca Lainnya :
- Kebakaran Lahan di Tinombo Parigi Moutong, Api Merambat ke Kaki Gunung
- Vespa Literasi Hadirkan Lapak Baca Keliling di Desa-desa Parigi Moutong
- Disambut Adat Cakalele, Ketua KONI Fathur Razaq Resmi Buka KONI Sulteng Cup 2025
- Gempa M 4,8 Guncang Parigi Moutong, Warga Palasa Sempat Panik
- Usulan WPR Emas di Parimo Picu Penolakan, Warga Ingatkan Status Daerah sebagai Lumbung Pangan
Tim SAR gabungan tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 10.05 Wita dan langsung melakukan briefing terkait pembagian tugas, kesiapan peralatan, serta prosedur keselamatan kerja sesuai standar operasional BASARNAS.
Sekitar pukul 10.35 Wita, tim SAR menerima informasi bahwa korban telah ditemukan oleh nelayan setempat.
Korban ditemukan dalam kondisi selamat pada koordinat 0°35'36.99"S - 120°14'30.67"E, atau sekitar satu mil laut dari lokasi kejadian awal.
Selanjutnya, korban dievakuasi ke Desa Bantaya dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Berdasarkan keterangan korban, perahu yang digunakannya mengalami kerusakan berupa patahnya as kemudi sehingga tidak dapat melanjutkan pelayaran.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup pada pukul 11.10 Wita.
Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Korban diketahui bernama Syamun (36), seorang nelayan asal wilayah setempat.
Dalam operasi ini, tim SAR melibatkan berbagai unsur, antara lain Tim Rescue Pos SAR Parigi, Pos TNI AL, Polair, Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, serta masyarakat.
Selama pelaksanaan operasi, kondisi cuaca dilaporkan cerah berawan dengan kecepatan angin berkisar 3 hingga 19 knot dan tinggi gelombang antara 1,25 hingga 2 meter. (Rul/Nl)Slot88










