- Usia 17 Tahun Bakal Otomatis Punya Rekening Bank, Ada Saldo Rp50 Ribu
- Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda Saat Menuju Lokasi Gunung Anak Krakatau
- Harga Beras Naik di Musim Kemarau, Pemerintah Siapkan Tambahan 1 Juta Ton Beras SPHP
- Masih Terdampak Erupsi, Empat Maskapai Kembali Batalkan Penerbangan Rute Palu-Jakarta
- Bank Sulteng Keluarkan Klarifikasi Resmi Usai Karangan Bunga Viral di Palu
- Karyawan Kafe di Palu Ditemukan Tewas Terjepit di Lift Barang, Jenazah Dipulangkan ke Tada
- KONI Sulteng Mulai Matangkan Persiapan Hadapi PON Pantai 2026
- Skema Bansos Berubah! Mulai 2027, Penerima Bakal Dapat Transfer Tunai
- Penerbangan Bandara IMIP ke Palu Resmi Beroperasi, Waktu Tempuh Hanya 45 Menit
- Ratusan PPPK Nakes Sulteng Minta Kepastian Status, Gubernur Langsung Hubungi Wamenkes
Mau Melaut? BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi Hingga 2,5 Meter di Perairan Sulteng

Keterangan Gambar : Informasi peringatan dini gelombang tinggi di perairan Sulawesi Tengah. (Foto: BMKG Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al Jufri Palu/ig @cuaca_sulteng)
Likeindonesia.com, Palu - Buat warga pesisir dan nelayan yang berencana melaut, ada baiknya lebih waspada. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di sejumlah perairan Sulawesi Tengah.
Peringatan ini disampaikan oleh BMKG Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al Jufri Palu dan berlaku mulai 15 Januari 2026 pukul 08.00 WITA hingga 18 Januari 2026 pukul 08.00 WITA.
Baca Lainnya :
- Data BPS: Orang Indonesia Lebih Pilih Liburan ke Wisata Alam Dibanding Mal atau Wahana
- PLN Pulihkan Jaringan Listrik Terdampak Banjir dan Longsor di Sekitar GI Tawaeli
- WALHI Sulteng Soroti Banjir Donggala, Tata Ruang Dinilai Rusak
- Sekuriti Toko Bintang Gasak Brankas Tempatnya Bekerja, Polisi Tangkap Pelaku
- Wakil Ketua MPR Terima Audiensi Kepala Daerah se-Sulteng, Pastikan Manfaat Program Sampai ke Rakyat
BMKG menjelaskan, kondisi cuaca di Sulawesi Tengah secara umum cerah berawan, namun masih berpotensi terjadi hujan ringan hingga sedang pada siang dan malam hari. Arah angin umumnya bergerak dari Barat Laut hingga Timur dengan kecepatan 5–20 knot.
"Kecepatan angin maksimum berada di Perairan Timur Banggai, Perairan Banggai Kepulauan, Perairan Banggai Laut, Perairan Teluk Tomini Utara Banggai, Perairan Teluk Tomini Timur Parigi Moutong, Perairan Buol, dan Perairan Teluk Tomini," jelas BMKG Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al Jufri Palu dalam rilisnya, dikutip Kamis (15/1/2026).
Sementara itu, tinggi gelombang 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di Perairan Timur Banggai, Perairan Banggai Laut, Teluk Tomini Utara Banggai, Perairan Kepulauan Tojo Una-Una, Teluk Tomini, Perairan Teluk Donggala–Palu, Perairan Buol, serta Teluk Tomini Selatan Parigi Moutong.
BMKG mengingatkan kondisi ini berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Perahu nelayan berpotensi terdampak jika kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter, sementara kapal tongkang berisiko saat kecepatan angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang 1,5 meter.










